Gaya Hidup

Deretan Fenomena Langit September 2026, Ada Puncak Hujan Meteor Aurigid

×

Deretan Fenomena Langit September 2026, Ada Puncak Hujan Meteor Aurigid

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Bulan September 2026 menyajikan deretan pertunjukan astronomi spektakuler yang siap memukau para pengamat langit.

Beragam atraksi antarruang angkasa ini melibatkan pergerakan Matahari, Bulan, jajaran planet, rasi bintang, komet, hingga batuan meteoroid.

Menariknya, sejumlah perlintasan benda langit tersebut dapat disaksikan langsung dari Bumi, baik secara kasat mata maupun memanfaatkan bantuan teleskop.

Mulai dari pesona Bulan Purnama hingga fenomena Harvest Moon, jajaran peristiwa langit sepanjang September 2026 ini sangat sayang untuk dilewatkan.

Berdasarkan kompilasi data timeanddate dan In The Sky, berikut adalah daftar fenomena astronomi yang dapat diamati.

Baca Juga  Pinjaman Online Sumbar Capai Rp1,49 Triliun hingga April 2026

Hujan Meteor Aurigid

Atraksi pembuka di awal bulan adalah fenomena Hujan Meteor Aurigid. Peristiwa perlintasan meteor ini sebetulnya telah berlangsung sejak 28 Agustus dan diperkirakan bertahan hingga 5 September, dengan puncak intensitas terjadi pada 1 September.

Sepanjang periode puncak tersebut, frekuensi lontaran meteor yang berpangkal di rasi bintang Auriga ini bakal melesat signifikan.

Makin tinggi posisi titik radian di atas cakrawala, makin banyak pula semburan cahaya meteor yang dapat ditangkap oleh pandangan mata.

Bila dipantau dari wilayah Jakarta dan sekitarnya, keindahan hujan meteor ini baru mulai tampak selepas pukul 01.33 WIB, bertepatan dengan kemunculan titik radiannya di ufuk timur.

Baca Juga  Hutama Karya Jaring 505 Truk Melanggar Selama Operasi ODOL 2026

Lambaian cahaya meteor ini akan terus menghiasi langit malam hingga menjelang terbitnya matahari pada pukul 05.29 WIB.

Mengingat posisi puncak titik radian terjadi menjelang subuh, momen terbaik untuk mengamati pergerakan Hujan Meteor Aurigid ini adalah pada jam-jam terakhir sebelum fajar menyingsing. (*)