Berita

Warga Sungai Bangek Gempar, Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas

×

Warga Sungai Bangek Gempar, Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Warga di kawasan Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dihebohkan dengan penemuan sesosok jenazah tanpa identitas di aliran sungai dekat area Lubuk Ngalauan, Minggu (30/8/2026) sore.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, membenarkan kejadian tersebut berdasarkan laporan resmi Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Padang.

”Penemuan jasad berawal saat warga setempat melihat keberadaan mayat di aliran sungai sekitar pukul 14.30 WIB,” katanya.

Warga kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian dan pemerintah kecamatan setempat.

Pihak kecamatan selanjutnya meneruskan laporan ke Pusdalops BPBD Kota Padang pada pukul 14.58 WIB untuk meminta bantuan evakuasi.

Baca Juga  Peringatan Dini BMKG: Kota Padang Diguyur Hujan hingga Malam

“Menanggapi laporan tersebut, personil Anggota Rescue PB BPBD Kota Padang komando Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk bergabung dengan Tim SAR Gabungan,” jelasnya.

Proses evakuasi di medan sungai memerlukan waktu dan kehati-hatian ekstra.

“Jenazah tersebut akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan sekitar pukul 18.00 WIB,” jelasnya.

Adapun unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat aktif di lapangan meliputi BPBD Kota Padang, Basarnas Kota Padang, TNI, dan lain-lain.

Dibawa ke RS Bhayangkara untuk Pemeriksaan Lanjutan

Setelah berhasil diangkat dari aliran sungai, jenazah yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Padang menggunakan ambulans.

Baca Juga  BPBD Kota Padang Gelar Workshop Rencana Kontinjensi Bencana

“Pihak kepolisian bersama tim medis RS Bhayangkara akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut (autopsi/identifikasi) guna mengetahui pasti identitas korban serta penyebab kematiannya,” tuturnya.

Pihak BPBD mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk dapat mendatangi RS Bhayangkara atau melaporkannya ke pihak kepolisian terdekat.

”Bagi masyarakat yang kehilangan keluarga bisa datang ke RS Bhayangkara,” tutupnya. (*)