SERUNI.CO – Kiprah baru bakal dijalani sosok legenda hidup sepak bola Sumatera Barat, Weliansyah.
Mantan pemain sekaligus juru taktik Semen Padang FC tersebut resmi ditunjuk menjadi asisten pelatih RANS Nusantara FC guna mengarungi kompetisi Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2026/2027.
Kepastian bergabungnya Weliansyah ke dalam skuad diperkenalkan secara publik lewat akun Instagram resmi @rans.nusantara pada Jumat (31/7/2026).
Kehadiran Weliansyah diproyeksikan bakal memperkuat jajaran staf kepelatihan RANS Nusantara FC yang memikul target promosi menuju Liga 1.
Melalui unggahan tersebut, pihak manajemen RANS Nusantara FC menyambut kedatangan Weliansyah penuh optimistis.
“Pengalaman tiada duanya untuk RANS FC! Selamat datang @weliansyah_. Bergabung bersama RANS FC sebagai Assistant Coach! Coach Weliansyah membawa segudang pengalaman taktis dari kancah sepak bola Indonesia. Kehadirannya akan menjadi tambahan kekuatan yang sangat berharga bagi tim pelatih kita. Siap memberikan yang terbaik, Coach! Ayo bangkit bersama!” tulis unggahan akun resmi klub.
Ketika dikonfirmasi usai pengumuman resmi, Weliansyah membeberkan bahwa alasannya menerima tawaran tersebut lantaran kembali dipercaya mendampingi Kas Hartadi, sosok pelatih yang sudah sering berkolaborasi dengannya di beberapa klub.
Bagi Weliansyah, musim ini menjadi tahun keempat dirinya bekerja sama dengan Kas Hartadi.
“Yang pertama, saya bersama Coach Kas Hartadi ini sudah memasuki tahun keempat. Kebetulan Coach Kas berhasil membawa RANS Nusantara FC naik ke Liga 2 dan beliau mengajak saya bergabung. Karena beliau juga pelatih yang memiliki prestasi, maka ketika ditawari langsung menjadi asistennya, saya langsung menerima,” ujar Weliansyah, Sabtu (1/8/2026).
Ia menambahkan, sinergi keduanya telah terbentuk sejak menangani PSIM Yogyakarta, PSKC Cimahi, hingga PSMS Medan.
“Sejak di PSIM, PSKC sampai PSMS saya selalu bersama Coach Kas. Jadi kami sudah cukup memahami karakter kerja masing-masing,” katanya.
Target Promosi dan Perekrutan Pemain Asal Sumbar
Weliansyah menyampaikan bahwa target utama yang dibebankan oleh pihak manajemen kepada tim pelatih adalah mengantarkan RANS Nusantara FC kembali berlaga di kasta tertinggi sepak bola Tanah Air. Sasaran tersebut telah ditegaskan sejak tahap penandatanganan kesepakatan kerja.
“RANS Nusantara FC merupakan tim yang baru juara Liga 3 dan promosi ke Liga 2. Klub ini juga pernah bermain di Liga 1. Sebelum kami dikontrak, manajemen sudah menyampaikan target agar tim ini bisa lolos kembali ke Liga 1. Itu target yang diberikan kepada seluruh tim pelatih,” urainya.
Terkait perburuan komposisi pemain, Weliansyah menyebut wewenang tersebut diserahkan penuh kepada pelatih kepala.
“Manajemen menyerahkan pencarian pemain kepada head coach. Itu menjadi wewenang dan tanggung jawab pelatih kepala,” tutur Weliansyah.
Kendati demikian, sebagai pelatih asal Sumatera Barat, ia tak menutup peluang untuk menyodorkan deretan pemain Ranah Minang guna memperkuat RANS Nusantara FC.
Pada tahap awal, ia memastikan baru memboyong satu nama, yaitu mantan gelandang Semen Padang FC, Rosad Setiawan.
“Yang jelas pertama saya akan membawa Rosad Setiawan karena dia pernah bersama saya. Rosad dijadwalkan datang hari ini dan kemungkinan Senin depan sudah mulai latihan bersama kami,” ungkapnya.
Di samping Rosad, Weliansyah masih mengamati potensi pemain asal Sumbar lainnya.
“Mungkin nanti ada beberapa pemain lain yang masih saya pantau. Kalau memang cocok, tentu akan kami sampaikan ke manajemen. Saya cukup memahami karakter dan cara bermain pemain-pemain asal Sumbar, tetapi untuk saat ini baru Rosad yang kami bawa,” tambahnya.
Jejak Karier Sang Legenda Kabau Sirah
Weliansyah berharap jam terbang yang ia miliki baik sewaktu menjadi pemain maupun pelatih sanggup memberi kontribusi positif bagi RANS Nusantara FC, serta siap bekerja keras demi membawa klub kembali bersaing di papan atas.
“Harapan kami, RANS Nusantara FC merupakan tim besar. Kami dari seluruh tim pelatih akan berusaha membawa tim ini meraih prestasi yang lebih baik,” pungkasnya.
Weliansyah sendiri dikenal sebagai salah satu figur legendaris Semen Padang FC. Saat aktif sebagai pesepak bola, ia tercatat membela panji Kabau Sirah selama 15 tahun, terhitung sejak 1986 hingga 2001, usai sebelumnya memperkuat PSP Padang.
Kala membela Semen Padang FC, ia ikut mengantarkan tim meraih trofi juara Galatama 1992 sekaligus tampil mewakili Indonesia di ajang Piala Winners Asia.
Usai gantung sepatu, ia meniti karier kepelatihan dengan membawa tim Semen Padang U-21 menjadi runner-up ISL U-21 musim 2010/2011, di samping pernah dipercaya menjabat asisten pelatih tim senior Semen Padang FC. (*)












