Berita

Gagal Menanjak, Kernet Truk Muatan Besi Tewas di Padang Pariaman

×

Gagal Menanjak, Kernet Truk Muatan Besi Tewas di Padang Pariaman

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Kecelakaan kerja berujung maut menimpa seorang kernet truk pengangkut besi di Jalan Barangan, Kuranji, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (7/7/2026) pagi hari.

Nyawa korban tidak berhasil diselamatkan setelah dirinya terlindas dan terjepit oleh armada kendaraannya sendiri yang mendadak bergerak mundur akibat tidak sanggup melewati jalur tanjakan di kawasan tersebut.

Pihak berwenang mengonfirmasi identitas korban meninggal dunia atas nama Ardan (36), seorang pria yang tercatat sebagai penduduk Ngalau, Payakumbuh.

Di sisi lain, pengemudi truk pengangkut besi yang diketahui bernama Delfius Antoni (43), warga Jalan Riau, Payakumbuh Barat, dilaporkan selamat dari musibah tanpa menderita luka-luka sedikit pun.

Berdasarkan kronologi kejadian, musibah ini bermula sekira pukul 08.00 WIB ketika truk yang sedang membawa muatan besi itu tengah melintasi jalur menanjak di area Barangan, Kuranji.

Saat posisi kendaraan sudah berada di tengah-tengah tanjakan, truk tersebut diduga mendadak kehilangan tenaga mesin (lost power) sehingga tidak sanggup lagi untuk terus melaju mendaki.

Baca Juga  BPBD Padang Kerahkan Armada Distribusi Air Bersih ke Kuranji

Menyadari situasi bahaya itu, Ardan langsung bergegas turun dari dalam kabin truk dengan tujuan untuk memasang ganjal pada bagian ban belakang agar armada tidak merosot mundur.

Namun naas, sebelum korban sempat meletakkan alat pengganjal pada ban, truk tersebut sudah lebih dulu meluncur turun ke arah belakang hingga melindas sekaligus menjebak tubuh korban di bawah kolong kendaraan.

Proses Evakuasi oleh Tim SAR Gabungan

Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang awalnya mendapatkan laporan mengenai adanya peristiwa kecelakaan ini pada pukul 08.05 WIB dari salah seorang warga setempat.

Merespons aduan tersebut, sebanyak tujuh orang personel Rescuer dari Unit Siaga SAR Agam langsung dikerahkan menuju tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 08.15 WIB dengan mengendarai Rescue Car Type 1.

Rombongan Tim SAR terpantau tiba di lokasi kejadian pada pukul 08.50 WIB. Setibanya di sana, petugas langsung melakukan koordinasi intensif bersama unsur SAR gabungan guna menggelar proses evakuasi terhadap korban yang masih terjebak di bawah kolong truk besi tersebut.

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Tandikek Selatan Sambangi Sekolah, Cegah Kenakalan Remaja

Pelaksanaan operasi penyelamatan ini mengandalkan dukungan berbagai peralatan khusus, mulai dari alat ekstrikasi, peralatan mountaineering, perlengkapan medis, hingga alat komunikasi.

Di samping tujuh anggota Unit Siaga SAR Agam, aksi evakuasi di lapangan ini turut dibantu oleh dua personel TNI, dua personel Polri, serta keterlibatan dari 12 warga di sekitar lokasi.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kelas A Padang, Hendri, mengonfirmasi bahwa jasad korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari jepitan kendaraan namun sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Sekira pukul 08.58 WIB, tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban kemudian langsung dibawa ke RSUD Dr. Sadikin Kota Pariaman,” jelas Hendri. (*)