SERUNI.CO – Timnas Belgia sukses membalikkan situasi kritis demi mengamankan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sempat berada di ambang kekalahan setelah tertinggal dua gol hingga menit-menit akhir paruh kedua, skuad Setan Merah bangkit secara luar biasa untuk menumbangkan Senegal dengan skor ketat 3-2 melalui babak perpanjangan waktu.
Laga babak 32 besar yang penuh emosi ini awalnya berjalan sangat mulus bagi Senegal. Habib Diarra berhasil membawa timnya memimpin 1-0 pada menit ke-25, sebelum akhirnya digandakan oleh Ismaila Sarr enam menit setelah babak kedua bergulir.
Lini belakang Senegal yang tampil disiplin sempat membuat barisan pemain bintang Belgia frustrasi karena kesulitan membongkar pertahanan.
Merespons ketertinggalan tersebut, pelatih Rudi Garcia sempat melakukan perombakan strategi dengan menarik keluar Kevin De Bruyne serta Jeremy Doku demi memasukkan tenaga baru.
Namun, penyegaran tersebut tidak langsung membuahkan hasil riil hingga pertandingan memasuki menit ke-85 dengan kondisi papan skor masih 0-2 untuk keunggulan Senegal.
Momentum Kebangkitan Setan Merah
Keajaiban bagi Belgia baru tercipta pada menit ke-86. Romelu Lukaku tampil sebagai pemecah kebuntuan setelah berhasil memaksimalkan operan dari Thomas Meunier untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Gol dari striker veteran ini langsung mengubah dinamika permainan di lapangan.
Belgia yang mendapat momentum langsung bermain agresif, sementara koordinasi pertahanan Senegal mulai goyah.
Hanya berselang tiga menit kemudian atau pada menit ke-89, Leandro Trossard melepaskan umpan silang akurat yang langsung disambut oleh tandukan Youri Tielemans.
Kesalahan kiper Senegal, Mory Diaw, yang keluar meninggalkan sarangnya berujung fatal. Skor berubah imbang 2-2 dan laga terpaksa berlanjut ke babak tambahan (extra time).
Penalti Penentu di Masa Injury Time
Petaka bagi Senegal kembali hadir di masa injury time babak kedua perpanjangan waktu.
Ketika pertandingan tampak akan diselesaikan melalui babak tos-tosan, Belgia dihadiahi penalti oleh wasit setelah adanya pelanggaran yang dikonfirmasi lewat tinjauan VAR.
Youri Tielemans yang ditunjuk sebagai algojo berhasil menuntaskan tugasnya dengan sempurna.
Gelandang asal klub Aston Villa tersebut melepaskan sepakan keras ke sudut kanan atas gawang tanpa bisa dihalau oleh Mory Diaw. Skor 3-2 mengunci kemenangan fantastis Belgia.
Sebaliknya, hasil ini menjadi kenyataan yang sangat menyakitkan bagi skuad Senegal. Setelah unggul hampir sepanjang laga dan berada di ambang kelolosan, mereka harus tersisih secara dramatis akibat kehilangan fokus di menit-menit akhir pertandingan. (*)












