SERUNI.CO – Aura kompetisi yang ketat menyelimuti Aula Tuah Sakato Polresta Padang sejak Jumat siang, 26 Juni 2026.
Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang sukses menggelar turnamen e-sports Mobile Legends Polresta Padang Tahun 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian road to e-sports Mobile Legends Kapolri Cup.
Agenda kejuaraan ini langsung memicu respons positif dari ratusan pemuda yang datang dari berbagai latar belakang, mulai dari komunitas gamers, kalangan pelajar, hingga mahasiswa.
Turnamen yang memperebutkan total hadiah uang tunai jutaan rupiah ini dibuka secara resmi oleh Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, S.I.K., yang hadir langsung mewakili Kapolresta Padang, Kombes Pol Apri Wibowo, S.I.K., M.H.
Dalam pemaparan kata sambutannya, Kompol Muhammad Yasin menekankan bahwa kehadiran institusi Polri di tengah-tengah generasi muda pada era digital ini mengusung misi krusial untuk membangun fondasi karakter yang positif sekaligus kuat.
“Melalui gelaran perlombaan e-sport ini, bakat dari adik-adik para peserta dapat tersalurkan secara positif dan saya sampaikan selamat bertanding secara sportif,” tutur Kompol Muhammad Yasin, Jumat (26/6/2026).
Benteng Pencegah Aktivitas Negatif di Ruang Digital
Lebih lanjut dijelaskan, pihak kepolisian berkomitmen penuh untuk memfasilitasi sebuah wadah kompetisi e-sports yang terstruktur.
Langkah ini diproyeksikan sebagai media positif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat, minat, maupun keahlian taktis mereka di industri olahraga elektronik, khususnya pada gim Mobile Legends.
Di samping berfungsi sebagai arena kompetisi yang sehat, agenda ini dinilai efektif sebagai langkah preventif guna membentengi pemuda dari jeratan aktivitas spekulatif yang merusak di ruang digital, seperti pornografi, penyalahgunaan narkoba, hingga praktik judi online.
Setelah melewati serangkaian pertempuran sengit dan adu strategi yang ketat di antara 32 tim tangguh yang ikut bertanding, turnamen ini akhirnya resmi melahirkan daftar pemenang di akhir kompetisi.
Berdasarkan hasil rekapitulasi panitia pelaksana, predikat juara pertama sukses disabet oleh tim GRYO X OBIT.
Sementara itu, posisi peringkat kedua ditempati oleh tim LAST CHOICE, disusul oleh tim DUH GUSTI yang mengamankan tangga juara ketiga.
Adapun untuk posisi juara harapan satu berhasil dibawa pulang oleh tim OPEN CLAW.
Apresiasi yang tinggi juga dialamatkan kepada segenap jajaran panitia penyelenggara beserta seluruh pihak terkait yang telah mencurahkan kerja keras mereka demi menyukseskan perhelatan ini.
Melalui pelaksanaan kompetisi ini, muncul harapan bersama agar hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terjalin semakin erat melalui penyediaan ruang kreativitas yang positif dan produktif.
“Saya sampaikan selamat kepada para pemenang, dan untuk yang belum meraih juara untuk tidak berkecil hati. Terima kasih atas partisipasi kepada seluruh peserta. Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan, namun sportivitas dan integritas adalah kemenangan yang sesungguhnya,” kata Kompol Muhammad Yasin memungkasi keterangannya. (*)












