SERUNI.CO – Dua jadwal penerbangan maskapai Super Air Jet rute Pekanbaru-Jakarta di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II mengalami penundaan (delay) hingga lebih dari lima jam pada Minggu malam.
Insiden ini terjadi tepat pada puncak arus balik Lebaran 2026 atau H+7 Idul Fitri.
Penundaan ini berdampak pada jadwal keberangkatan pukul 18.15 WIB dan 19.10 WIB.
Arif Prada, salah satu penumpang yang terdampak, menyebutkan bahwa hingga pukul 23.15 WIB, kepastian mengenai keberangkatan masih belum jelas, yang memicu aksi protes dari para calon penumpang di ruang tunggu.
“Jam 18.00 harusnya sudah berangkat, namun sampai pukul 23.15 WIB belum ada tanggapan dari maskapai. Dua penerbangan ke Jakarta masih tertahan,” ujar Arif di Pekanbaru, Minggu malam.
Meskipun jadwal terbang masih belum menemui titik terang, Arif mengonfirmasi bahwa pihak maskapai akhirnya menyalurkan uang ganti rugi.
“Kompensasi uang sudah diberikan, tapi info penerbangan belum tahu,” ungkapnya.
Respons Otoritas Bandara
General Manager PT Angkasa Pura II Bandara SSK II Pekanbaru menjelaskan bahwa keterlambatan pesawat merupakan hal yang lumrah dalam operasional bandara sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa pihak maskapai memiliki kewajiban untuk memenuhi hak penumpang sesuai regulasi yang berlaku.
“Kalau ‘delay’ selalu ada setiap hari. Dan ‘Airline’ akan melakukan kompensasi sesuai dengan aturan yang berlaku sesuai undang-undang penerbangan,” jelasnya.
Data Arus Balik Lebaran 2026
Minggu ini menandai berakhirnya periode arus balik tahun 2026.
Berdasarkan data statistik, Bandara SSK II diprediksi melayani 13.059 pergerakan penumpang dengan total 74 pergerakan pesawat pada hari tersebut.
Secara akumulatif, performa penerbangan di Bandara SSK II sepanjang periode 13 – 28 Maret 2026 menunjukkan tren positif:
-
Total Penumpang: 191.314 orang (naik 6,3% dibandingkan tahun 2025).
-
Total Pergerakan Pesawat: 1.237 penerbangan (naik 8,2% dibandingkan tahun 2025). (*)












