SERUNI.CO – Jalur transportasi utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok dilaporkan lumpuh total pada Selasa pagi (26/5/2026).
Kondisi ini dipicu oleh bencana tanah longsor yang menerjang kawasan Kelok S, Sitinjau Lauik, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang.
Guna melancarkan proses evakuasi material tanah di lokasi, aparat kepolisian mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara arus lalu lintas bagi seluruh kendaraan.
Berdasarkan laporan di lapangan, peristiwa alam tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Runtuhan material tanah yang berasal dari atas tebing langsung menutupi permukaan jalan, sehingga menciptakan kondisi yang sangat membahayakan bagi para pengendara yang berniat melintasi jalur tersebut.
Kanit Turjawali Satlantas Polresta Padang, Iptu Aria Azhari, menjelaskan bahwa penanganan secara maksimal tengah dilakukan oleh petugas gabungan di lokasi kejadian.
Upaya pembersihan akses jalan tersebut dilakukan dengan mengerahkan bantuan sejumlah alat berat.
“Pembersihan jalan menggunakan alat berat. Untuk alat berat sedang bekerja, untuk arus lalin kami tutup sementara untuk evakuasi material tanah longsor,” ungkap Iptu Aria Azhari saat memberikan keterangan mengenai kondisi terkini di lapangan.
Hingga saat ini, aktivitas pembersihan di area terdampak longsor masih terus berjalan intensif. Sejumlah personel dari Satlantas Polresta Padang juga sudah ditempatkan di sekitar lokasi untuk mengamankan situasi.
Langkah pengamanan ini diterapkan demi menjaga keselamatan para pengguna jalan sekaligus mengantisipasi penumpukan kendaraan yang lebih parah di sekitar area.
Di samping memprioritaskan pembersihan material longsoran, pihak kepolisian saat ini juga fokus membantu pengaturan arus lalu lintas di kawasan terdampak.
Para pengendara sangat diimbau untuk tetap bersabar dan mematuhi seluruh instruksi dari petugas yang berjaga di lapangan sampai jalur Kelok S di Sitinjau Lauik dinyatakan benar-benar aman untuk dibuka kembali. (*)












