SERUNI.CO – Menindaklanjuti kesuksesan Pemilu dan Pilkada serentak, KPU Tanah Datar kembali menggalakkan sosialisasi berkelanjutan.
Melalui program inovatif bertajuk “KPU Tanah Datar Mengajar”, lembaga penyelenggara pemilu ini menyasar pemilih pemula di berbagai sekolah menengah atas.
Kali ini, tim KPU Tanah Datar mengunjungi SMA Negeri 1 Batusangkar. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Ikhwan Arif, didampingi Kasubag Parmas dan SDM Zoza Ariana, serta staf sekretariat Oki Rinaldi dan Fadhel Ghalib.
Fokus pada Pemilih Berusia 17 Tahun
Ikhwan Arif menjelaskan bahwa sasaran utama dari program ini adalah para siswa yang sudah berusia 17 tahun atau yang segera memasuki usia tersebut (otw 17 tahun).
Program ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk memastikan pendidikan politik tidak berhenti pasca-pemungutan suara.
“Sasaran utama kegiatan pendidikan pemilih ini adalah pemilih pemula yang sudah berusia 17 tahun atau ottewe 17 tahun. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut program nasional sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan di Tanah Datar,” tegas Ikhwan Arif.
Apresiasi dari Pihak Sekolah
Kepala SMAN 1 Batusangkar, Drs. Mulyono, M.Si, menyambut hangat inisiatif ini. Menurutnya, pemahaman siswa mengenai kepemiluan perlu diperluas agar mereka menyadari bahwa tugas KPU tidak hanya sebatas pada hari pencoblosan saja.
“Selama ini kita hanya membahas apa saja yang dilakukan KPU pada saat pemilihan berlangsung. Hari ini, melalui kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih, kita mengetahui ada tugas sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan yang dilaksanakan oleh KPU Tanah Datar,” ungkap Mulyono.
Senada dengan itu, Wakil Kesiswaan SMAN 1 Batusangkar, Rakhmad Hidayat, S.Pd, menekankan pentingnya pembekalan bagi siswa kelas XI.
Mengingat mereka belum memiliki pengalaman memilih, wawasan kepemiluan menjadi pondasi penting bagi partisipasi demokrasi di masa depan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan penyampaian materi pendidikan pemilih berkelanjutan, sesi tanya jawab, serta diakhiri dengan testimoni positif dari para siswa dan guru mengenai manfaat program tersebut. (*)












