SERUNI.CO – Seorang mahasiswi di Kota Padang, Sumatera Barat, berinisial NDL (22), mengalami kecelakaan kerja serius setelah tangannya terjepit di dalam mesin giling.
Insiden tersebut terjadi di kawasan Jalan Pulau Karam, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, pada Sabtu sore (2/5/2026).
Peristiwa ini bermula saat korban tengah beraktivitas menggunakan mesin tersebut. Menurut saksi mata di lokasi, Alvin Cristian (30), korban sempat terlihat pusing sebelum kecelakaan terjadi.
Kondisi fisik yang tidak prima diduga membuat korban kehilangan konsentrasi sehingga tangannya masuk ke dalam mekanisme mesin.
Proses Penyelamatan oleh Tim Damkar
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menerima laporan darurat terkait insiden ini pada pukul 18.10 WIB.
Menanggapi laporan tersebut, tim penyelamat langsung dikerahkan dan tiba di lokasi sepuluh menit kemudian.
Kabid Operasional Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa evakuasi harus dilakukan dengan sangat teliti untuk meminimalisir risiko cedera tambahan pada tangan korban.
“Korban mengalami kondisi tangan terjepit di dalam mesin giling. Proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama karena harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari cedera yang lebih parah,” ujar Rinaldi.
Evakuasi Berlangsung Dua Jam
Satu unit armada dengan kekuatan enam personel dikerahkan untuk membongkar mesin giling tersebut. Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hampir dua jam.
Berkat kerja keras petugas, tangan NDL akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat pada pukul 20.12 WIB.
Pasca-evakuasi, korban segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dan saat ini kondisinya dilaporkan sudah tertangani.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan pentingnya keselamatan kerja, terutama saat mengoperasikan peralatan berisiko tinggi.
Masyarakat diimbau untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat saat bekerja guna menghindari kecelakaan serupa. (*)












