SERUNI.CO – Semen Padang FC kembali dihadapkan pada misi sulit dalam lanjutan BRI Super League saat melakoni laga tandang ke markas Dewa United.
Pertandingan ini menjadi ujian krusial bagi tim berjuluk Kabau Sirah yang tengah berjuang keras untuk lepas dari jeratan zona degradasi.
Kondisi tim kebanggaan Ranah Minang ini sedang berada di bawah tekanan hebat. Usai menelan kekalahan tipis 0-1 dari Madura United di kandang sendiri pada laga sebelumnya, posisi Semen Padang FC semakin terjepit di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 20 poin.
Tren Negatif Lima Kekalahan Beruntun
Performa anak asuh Kabau Sirah sejauh ini masih jauh dari harapan. Masalah tumpulnya penyelesaian akhir dan rapuhnya koordinasi di lini pertahanan menjadi faktor utama rentetan hasil buruk mereka.
Tercatat, Semen Padang FC telah menelan lima kekalahan beruntun dalam lima laga terakhir melawan:
- Persib Bandung
- Persis Solo
- Persijap
- Borneo FC
- Madura United
Kegagalan meraih poin di markas Dewa United diprediksi akan semakin mempersempit peluang mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Berbanding terbalik dengan sang tamu, Dewa United justru tampil stabil dan penuh percaya diri.
Tim berjuluk Tangsel Warriors tersebut kini bertengger di posisi ketujuh klasemen dengan raihan 47 poin.
Dalam lima laga terakhirnya, Dewa United belum terkalahkan dengan catatan 4 kemenangan dan 1 hasil imbang.
Kekuatan Dewa United terlihat dari kemenangan konsisten mereka, seperti saat membungkam Madura United 2-1, menang tipis 1-0 atas Persijap, hingga mencuri poin penuh di kandang Malut United dengan skor 2-1.
Tantangan Rekor Pertemuan
Sejarah pertemuan kedua tim juga menunjukkan dominasi tim tuan rumah. Dalam tiga duel terakhir, Dewa United tercatat pernah menghancurkan Semen Padang dengan skor telak 8-1 dan 6-0.
Meski begitu, Kabau Sirah memiliki memori manis saat berhasil menang 2-0 pada Agustus 2025 lalu yang diharapkan bisa menjadi pelecut motivasi.
Laga ini bukan sekadar perburuan tiga poin, melainkan pertaruhan harga diri bagi Semen Padang FC.
Kedisiplinan lini belakang dan efektivitas lini serang akan menjadi kunci utama jika mereka tidak ingin ancaman degradasi menjadi kenyataan. (*)












