Ekonomi

Bank Muamalat Optimalkan Kombinasi Layanan Fisik dan Digital Perbankan

×

Bank Muamalat Optimalkan Kombinasi Layanan Fisik dan Digital Perbankan

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk terus memperkuat strategi pelayanan dengan mengombinasikan jaringan kantor fisik dan inovasi digital.

Langkah ini dilakukan guna menghadirkan customer experience yang prima serta menjawab kebutuhan transaksi nasabah yang kian berkembang.

Hingga akhir tahun 2025, bank syariah pertama di Indonesia ini tercatat mengoperasikan 80 Kantor Cabang Utama (KCU), termasuk satu kantor cabang internasional di Kuala Lumpur, Malaysia, serta didukung oleh 144 Kantor Cabang Pembantu (KCP).

Layanan Lengkap di Kantor Cabang

Melalui jaringan kantor cabang yang tersebar, Bank Muamalat menyediakan berbagai layanan perbankan syariah yang komprehensif.

Baca Juga  Bank Muamalat dan BMM Bangun Dua Musala di Aceh Tamiang

Nasabah dapat mengakses produk-produk unggulan seperti pembukaan tabungan iB Hijrah, deposito syariah, giro, pembiayaan, hingga layanan bancassurance.

Meski tetap mempertahankan layanan tatap muka, Bank Muamalat memosisikan kanal digital sebagai pilar utama dalam meningkatkan kenyamanan dan relevansi bagi nasabah di era modern.

Pertumbuhan Signifikan Pengguna Muamalat DIN

Strategi digitalisasi Bank Muamalat menunjukkan tren positif melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN.

Hingga Desember 2025, jumlah pengguna aplikasi ini telah menembus angka 600 ribu, atau tumbuh lebih dari 6% secara year on year (yoy).

Peningkatan ini juga diikuti dengan kenaikan jumlah transaksi yang mencapai lebih dari 11% yoy.

Baca Juga  Bank Muamalat Catat Lonjakan Pembayaran Sertifikasi Halal Online hingga Juni 2026

Selain Muamalat DIN, nasabah juga dapat memanfaatkan fasilitas internet banking, cash management system Madina, serta jaringan ATM yang menjangkau berbagai pelosok daerah.

Dukung Ekonomi Nasional Berbasis Syariah

Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menyampaikan bahwa integrasi antara layanan fisik dan digital merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung dinamika transaksi masyarakat saat ini.

“Diharapkan dengan kombinasi layanan fisik dan digital ini dapat mendukung kebutuhan transaksi nasabah yang semakin beragam, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional berbasis syariah,” ungkap Imam Teguh Saptono dalam keterangannya, Senin (20/4/2026). (*)