Berita

Sinergi PTP Nonpetikemas dan IPC TPK Percepat Logistik Teluk Bayur

×

Sinergi PTP Nonpetikemas dan IPC TPK Percepat Logistik Teluk Bayur

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Dua anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), yakni PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Teluk Bayur dan PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Teluk Bayur, resmi memperkuat kerja sama strategis.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Dermaga dan Alat Bongkar Muat Petikemas di Pelindo Tower, Jakarta.

Sinergi pemanfaatan aset ini bertujuan untuk mempercepat kelancaran arus kargo multipurpose di wilayah Sumatra Barat.

Dengan optimalisasi fasilitas yang ada, kedua pihak berkomitmen meminimalisasi potensi kongesti dan antrean barang di Pelabuhan Teluk Bayur.

Optimalisasi Dermaga dan Pengurangan Waktu Tunggu Kapal

Salah satu poin utama dalam kesepakatan ini adalah pemanfaatan dermaga petikemas untuk pelayanan bongkar muat kargo multipurpose.

Langkah ini dilakukan dengan tetap memprioritaskan jadwal kunjungan (berthing window) kapal petikemas.

Peningkatan utilisasi dermaga ini diharapkan berdampak langsung pada berkurangnya waktu tunggu kapal untuk sandar (waiting time to berth), terutama bagi kapal pengangkut komoditas unggulan Sumatra Barat seperti CPO (minyak sawit mentah) dan karet.

Baca Juga  BMKG Teluk Bayur Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi di Sumbar

Selain itu, alat bongkar muat petikemas akan dioptimalkan untuk mendukung relokasi petikemas kosong (empty) dari depo ke Container Yard (CY) agar dapat dimuat ke kapal secara tepat waktu.

Komitmen Pelayanan dan Efisiensi Operasional

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur, Fauzi, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk jaminan kepastian layanan bagi pengguna jasa melalui penambahan opsi penyandaran kapal.

“Pemanfaatan bersama dermaga dan alat bongkar muat ini bertujuan untuk menghilangkan bottleneck operasional sehingga dengan adanya opsi tambahan tambatan akan meminimalisasi potensi kongesti sisi laut dan utamanya dapat mengantisipasi over flow layanan CPO di Terminal Curah Cair,” ujar Fauzi.

Ia menambahkan bahwa kepastian sandar ini akan menghindarkan pemilik barang dari potensi demurrage dan mempercepat turn around time kapal.

Baca Juga  PTP Nonpetikemas Raih Throughput 12,04 Juta Ton di Awal 2026

Senada dengan hal tersebut, Manager Area PT IPC Terminal Petikemas Teluk Bayur, Erika Sudarto, menyebut kerja sama ini sebagai tonggak penting dalam meningkatkan konektivitas logistik di gerbang barat Indonesia untuk menekan biaya logistik.

“Fokus utama kami adalah memberikan kecepatan layanan agar mampu menekan biaya logistik bagi para pelaku usaha di Sumatera Barat melalui peningkatan utilisasi fasilitas pelabuhan yang tersedia,” jelas Erika.

Integrasi Layanan untuk Pertumbuhan Ekonomi

Penandatanganan ini juga disaksikan oleh SM Pemasaran dan Customer Relation PTP Nonpetikemas, Tonny Hendra Cahyadi.

Dari sisi komersial, Tonny menilai kolaborasi ini adalah jawaban atas kebutuhan pelanggan akan layanan pelabuhan yang terintegrasi dan andal.

“Dengan infrastruktur yang lebih optimal, kami yakin daya tarik Pelabuhan Teluk Bayur bagi perusahaan pelayaran akan semakin meningkat, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Tonny. (*)