SERUNI.CO – Manajemen Semen Padang FC menunjukkan komitmen penuh dalam mempersiapkan tim guna merebut kembali tempat di kasta tertinggi sepak bola tanah air.
Menyambut bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2026/2027, skuad berjuluk Kabau Sirah tersebut secara resmi mengumumkan perekrutan dua amunisi anyar untuk memperkuat komposisi tim.
Dua nama yang diperkenalkan ke publik adalah penjaga gawang muda potensial, Ikram Algiffari, serta pengatur serangan kreatif, David Maulana.
Langkah strategis ini diumumkan secara resmi pada Rabu, 17 Juni 2026. Kehadiran kedua pemain anyar tersebut diproyeksikan sebagai bagian dari upaya manajemen klub untuk menambah kedalaman skuad yang tengah diracik oleh pelatih kepala Nil Maizar demi mengarungi ketatnya persaingan di Liga 2.
Kepulangan Kiper Berbakat ke Ranah Minang
Pulangnya Ikram Algiffari menjadi angin segar sekaligus kabar yang sangat dinantikan oleh para pendukung setia Semen Padang FC.
Penjaga gawang muda kelahiran Pesisir Selatan, Sumatera Barat, ini akhirnya kembali pulang ke Indarung setelah pada musim kompetisi sebelumnya menjalani masa peminjaman bersama klub FC Bekasi City.
Bagi Kabau Sirah, Ikram bukanlah nama baru. Pemain muda yang lahir pada 6 Juni 2006 ini merupakan produk asli binaan akademi Semen Padang FC yang berhasil menembus skuad utama pada tahun 2023.
Dengan modal postur tubuh ideal mencapai 185 sentimeter serta menit bermain reguler yang didapatkannya selama masa peminjaman, Ikram diharapkan mampu tampil jauh lebih matang dalam mengawal palang pintu terakhir pertahanan tim.
Reputasi Ikram di level nasional mulai melejit saat dirinya dipercaya memegang peran sebagai kiper utama Timnas Indonesia U-17 pada pergelaran akbar FIFA U-17 World Cup 2023.
Tak berhenti sampai di sana, ia juga sukses mengantarkan Timnas Indonesia U-19 merengkuh trofi juara ASEAN U-19 Boys Championship sekaligus dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik dalam turnamen kelompok umur tersebut.
Amunisi Baru Lini Tengah Berpengalaman Eropa
Guna meningkatkan kualitas kreativitas di sektor lini tengah, Semen Padang FC berhasil mendaratkan David Maulana.
Pemain tengah berusia 24 tahun tersebut merapat ke Padang dengan status bebas transfer setelah dirinya menyelesaikan ikatan kontrak dengan klub terdahulunya, Persiku Kudus.
David Maulana dikenal sebagai salah satu talenta berbakat yang dimiliki sepak bola Indonesia sejak usia muda.
Pemain kelahiran Sei Rotan, Deli Serdang, Sumatera Utara ini mempunyai keunggulan dalam visi bermain, keahlian mengatur ritme pertandingan, hingga akurasi umpan yang terukur.
Perjalanan karier profesional David bermula dari sistem pembinaan di PSMS Medan sebelum kemudian berkembang bersama Barito Putera.
Bakatnya yang menonjol sempat memikat klub asal Kroasia, HNK Rijeka, yang memberinya peluang emas untuk merasakan atmosfer sepak bola di benua Eropa. Selama berkarier di Kroasia, ia juga tercatat sempat dipinjamkan ke kesebelasan NK Pomorac demi mendapatkan jam terbang tambahan.
Sekembalinya ke tanah air, David sempat membela panji Bhayangkara FC dan Persiku Kudus. Rekam jejaknya yang pernah mencicipi berbagai level kompetisi diharapkan mampu memberikan dampak masif bagi performa Semen Padang FC di musim mendatang.
Di panggung internasional, David merupakan sosok kapten yang memimpin Timnas Indonesia U-16 saat menjuarai AFF U-16 Championship 2018.
Dirinya juga merupakan alumnus dari program Garuda Select sekaligus pilar andalan Timnas Indonesia U-19 di berbagai ajang internasional.
Bergabungnya Ikram Algiffari dan David Maulana mempertegas ambisi besar yang diusung oleh Semen Padang FC untuk segera bangkit dari persaingan Liga 2.
Perpaduan antara potensi pemain muda serta pengalaman internasional yang dimiliki oleh kedua rekrutan baru ini diyakini mampu mendongkrak kualitas tim dalam perburuan tiket promosi menuju Liga 1.
Dengan proses persiapan yang terus dimatangkan serta sokongan penuh dari pihak manajemen maupun suporter, Kabau Sirah optimis dapat kembali menjadi kekuatan utama dalam peta sepak bola nasional pada musim 2026/2027. (*)












