Berita

Progres 60 Persen, Proyek Kali Angke Garapan PT Marinda Utamakarya Subur Surplus Target

×

Progres 60 Persen, Proyek Kali Angke Garapan PT Marinda Utamakarya Subur Surplus Target

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Kontribusi aktif dalam penguatan infrastruktur strategis nasional kembali diperlihatkan oleh PT Marinda Utamakarya Subur.

Melalui pengerjaan Proyek Pembangunan Sarana dan Prasarana Sungai Kali Angke yang berada di bawah naungan Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, perusahaan konstruksi ini sukses menorehkan capaian kerja positif di lapangan.

Hingga saat ini, proyek infrastruktur penopang utilitas kota yang bernilai kontrak Rp91,3 miliar tersebut sudah mencatatkan progres fisik mencapai 60 persen.

Realisasi angka ini berada di atas target rencana untuk bulan Juli yang dipatok sebesar 50 persen dari total keseluruhan kontrak yang berjalan selama 15 bulan.

Direktur Utama PT Marinda Utamakarya Subur, Akhmad Bukhary, melalui penanggung jawab pelaksanaan, Adi Saelangi, menyatakan bahwa lonjakan capaian yang melampaui target ini merupakan buah manis dari solidnya kerja sama seluruh tim di lapangan serta ketatnya implementasi manajemen konstruksi yang disiplin.

Baca Juga  Ketua DPRD Sumbar Serap Aspirasi Disabilitas, Pastikan RKPD 2027 Lebih Inklusif

“Kami terus memastikan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, dan keselamatan kerja berjalan beriringan. Kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk menyelesaikan proyek ini sesuai target pada Desember 2026,” urai Akhmad Bukhary.

Detail Teknis Revitalisasi Sepanjang 2.000 Meter

Dalam pelaksanaannya, lingkup teknis pengerjaan proyek ini berfokus pada agenda revitalisasi jalur aliran Sungai Kali Angke dengan bentangan panjang mencapai 2.000 meter.

Struktur tebing sungai diperkokoh dengan mengandalkan pemasangan tanggul pengaman (sheet pile) yang ditanam hingga kedalaman berkisar 17 meter, serta didukung ukuran lebar panel sekitar 1 meter.

Guna memastikan seluruh tahapan berjalan presisi, Site Manager PT Marinda Utamakarya Subur, Deny Yulianto, membeberkan bahwa aktivitas operasional di lokasi dikerjakan oleh kekuatan penuh 18 personel, di mana 4 orang di antaranya merupakan tenaga ahli yang fokus melakukan pengawasan mutu (quality control) serta pengendalian pelaksanaan teknis.

Baca Juga  Fadly Amran Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Korban Bencana di Padang

“Seluruh pekerjaan dilakukan sesuai metode kerja, spesifikasi teknis, dan standar keselamatan yang berlaku sehingga progres dapat berjalan lebih baik dari target,” tutur Deny Yulianto menegaskan.

Melalui ritme kerja yang terjaga, PT Marinda Utamakarya Subur menaruh rasa optimistis tinggi bahwa mega proyek pembangunan sarana prasarana Sungai Kali Angke ini bakal rampung secara paripurna tepat waktu.

Keberadaan proyek ini diproyeksikan mampu memberikan dampak riil dalam mendongkrak kualitas tata kelola sumber daya air sekaligus memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah DKI Jakarta. (*)