Berita

Polres Padang Panjang Tanam 1.000 Pohon di Momen Hardiknas 2026

×

Polres Padang Panjang Tanam 1.000 Pohon di Momen Hardiknas 2026

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kota Padang Panjang diperingati dengan cara yang berbeda.

Polres Padang Panjang menggelar aksi nyata peduli lingkungan melalui penanaman pohon serta pemberian apresiasi kepada guru berprestasi di SMPN 2 Padang Panjang, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak yang diinisiasi Polda Sumatera Barat di 19 kabupaten dan kota.

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, yang terhubung melalui sambungan virtual dari UIN Imam Bonjol Padang.

Mitigasi Bencana Lewat Penanaman 1.000 Pohon

Kapolres Padang Panjang, AKBP Wisnu Hadi, menjelaskan bahwa aksi penanaman pohon ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret mitigasi bencana.

Baca Juga  Kejati Sumbar Tangkap Dua DPO Kasus Sawit di Pasaman Barat

Ia menargetkan penanaman hingga 1.000 pohon yang akan disebar ke berbagai kelurahan dan kecamatan, terutama di titik-titik rawan bencana.

“Pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh besar dan memberikan manfaat, seperti menghasilkan oksigen serta membantu mencegah erosi dan banjir di wilayah hukum Polres Padang Panjang,” ungkap AKBP Wisnu Hadi.

Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Padang Panjang. Wakil Wali Kota Allex Saputra menyatakan bahwa inisiatif kepolisian ini sangat selaras dengan program daerah dalam mewujudkan lingkungan yang asri dan berkelanjutan.

Pesan Kapolda: Meneladani “Trisula Pendidikan”

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kapolda Gatot Tri Suryanta juga memberikan kuliah umum yang menyoroti pentingnya nilai-nilai karakter dalam pendidikan.

Baca Juga  Kisah Cindy Monica, Anggota DPR RI Termuda Asal Sumatera Barat

Ia mengajak insan pendidikan untuk meneladani “Trisula Pendidikan” Ki Hajar Dewantara serta sifat jujur Al-Amin milik Rasulullah.

Beberapa poin penting yang ditekankan Kapolda antara lain:

  • Pendidikan tidak terbatas pada bangku sekolah, tetapi juga bersumber dari pengalaman hidup.

  • Komitmen kepolisian dalam mengedepankan pendekatan humanis melalui restorative justice.

  • Ajakan bagi generasi muda untuk menjauhi narkoba dan berbakti kepada orang tua.

  • Memperkuat sinergi antara Polri dan pemerintah daerah demi kemajuan masyarakat.

Kegiatan Hardiknas 2026 ini ditutup dengan harapan agar semangat menanam pohon dan menghargai jasa guru dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas hidup dan pendidikan di Kota Serambi Mekkah. (*)