BeritaHeadline

Peringatan Dini BMKG, Waspada Hujan Petir dan Gelombang 2,5 Meter di Perairan Sumbar

×

Peringatan Dini BMKG, Waspada Hujan Petir dan Gelombang 2,5 Meter di Perairan Sumbar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi hujan petir. (Foto: Farmersalmanac)

SERUNI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah perairan Sumatera Barat (Sumbar).

Prakiraan cuaca maritim ini berlaku untuk periode 17 April hingga 20 April 2026.

Kepala BMKG Maritim Teluk Bayur, Sahat Mauli Pasaribu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi hujan petir dan kenaikan tinggi gelombang di titik-titik tertentu.

Berdasarkan data yang dirilis pada Kamis (16/4/2026), kondisi cuaca pada 17-18 April akan didominasi oleh awan tebal hingga hujan petir.

Wilayah perairan Pesisir Selatan menjadi zona utama yang berpotensi mengalami hujan disertai kilat atau petir.

Sementara itu, wilayah lain seperti perairan Agam – Pasaman Barat, Padang – Padang Pariaman, serta bagian Timur Siberut diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang.

Baca Juga  Pemprov Sumbar Tegaskan Pengecekan STNK di SPBU Hanya Selektif

Untuk wilayah Timur Sipora, Timur Pagai, serta bagian Barat Kepulauan Mentawai (Siberut, Sipora, Pagai), hujan diperkirakan turun dengan intensitas ringan.

Memasuki periode 18-20 April 2026, cuaca diprediksi bergeser menjadi berawan tebal hingga hujan ringan yang merata di hampir seluruh perairan Sumbar.

Kondisi Angin dan Gelombang Laut

Terkait teknis kelautan, angin diperkirakan bertiup dari arah Barat Daya menuju Barat dan Utara dengan kecepatan rendah di kisaran 1 hingga 6 knots. Meski demikian, tinggi gelombang menjadi catatan khusus bagi para pelaut.

“Kondisi gelombang secara umum berada pada kategori rendah hingga sedang. Namun, masyarakat perlu waspada karena terdapat potensi tinggi gelombang mencapai 2,5 meter di wilayah perairan tertentu,” tegas Sahat Mauli Pasaribu.

Baca Juga  Gempa Magnitudo 4.5 Guncang Padang Pariaman, Tidak Berpotensi Tsunami

Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang hingga 2,5 meter meliputi:

  • Perairan Barat Siberut
  • Perairan Barat Sipora
  • Perairan Barat Pagai
  • Perairan Timur Pagai
  • Perairan Timur Sipora (khusus pada tanggal 18 April)

Jadwal Pasang Surut Air Laut

BMKG juga merilis prediksi pasang surut untuk tanggal 17 April 2026 guna memandu aktivitas masyarakat pesisir:

  • Waktu Pasang: Pukul 04.00 – 08.00 WIB dan 17.00 – 20.00 WIB.
  • Waktu Surut: Pukul 11.00 – 14.00 WIB dan tengah malam hingga dini hari.

Masyarakat dan pelaku aktivitas maritim diminta untuk terus memperbarui informasi melalui laman resmi maritim.bmkg.go.id demi menjamin keselamatan selama beraktivitas di laut. (*)