SERUNI.CO – Langkah perdana Tim Nasional Norwegia di fase Grup I Piala Dunia 2026 berbuah manis setelah mengandaskan perlawanan Irak dengan skor mencolok 1-4 pada Rabu (17/6/2026) pagi ini.
Erling Haaland tampil sebagai pembeda utama bagi skuad Norwegia berkat torehan sepasang golnya di paruh pertama.
Sementara dua gol pengunci kemenangan lainnya tercipta dari sundulan Leo Ostigard serta gol bunuh diri penggawa Irak saat memasuki masa injury time.
Irak, yang menandai penampilan pertama mereka di putaran final Piala Dunia sejak 1986, sebenarnya mampu memberikan resistensi yang menyulitkan kendati harus menyudahi laga dengan defisit tiga gol.
Norwegia sendiri baru bisa membuka keran gol mereka saat memasuki menit ke-29.
Melalui skema serangan balik cepat, David Moller Wolfe melepaskan umpan silang akurat dari sektor kiri pertahanan lawan, yang kemudian diselesaikan lewat sontekan jarak dekat oleh Haaland guna mengubah kedudukan menjadi 0-1.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama akibat respons cepat dari para pemain Irak.
Memasuki menit ke-39, Ali Jasim melepaskan operan lambung tertuju kepada Amir Al Ammari yang merangsek di koridor kanan, sebelum diteruskan ke mulut gawang.
Aymen Hussein yang berada di posisi tepat langsung menanduk bola tanpa mampu dijangkau oleh penjaga gawang Norwegia, Orjan Nyland.
Gol balasan yang membuat kedudukan imbang 1-1 ini seketika melecut konfidensi skuad Singa Mesopotamia untuk tampil lebih agresif menghadapi tim yang diunggulkan di grup tersebut.
Bahkan menjelang jeda, Irak hampir saja membalikkan keadaan andai eksekusi tembakan mereka tidak digagalkan oleh tiang gawang Norwegia.
Sial bagi Irak, momentum kebangkitan tersebut buyar akibat keteledoran di lini belakang pada menit ke-43.
Operan balik (backpass) yang terlalu lemah memicu keraguan pada kiper Jalal Hassan dalam mengambil tindakan.
Situasi tersebut langsung dimanfaatkan oleh Haaland yang melakukan tekanan tinggi untuk merebut bola sekaligus menceploskannya ke gawang yang sudah melongpong, membawa Norwegia memimpin 1-2 di babak pertama.
Torehan tersebut menjadi titik balik penting dalam jalannya pertandingan ini.
Memasuki paruh kedua, Irak tidak menurunkan intensitas serangan dan beberapa kali berhasil merepotkan barisan pertahanan Norwegia, bahkan sempat mengendalikan jalannya laga pada periode tertentu.
Kendati begitu, efektivitas penyelesaian akhir menjadi pembeda bagi Norwegia. Pada menit ke-76, keunggulan tim Eropa ini bertambah melalui skema bola mati.
Eksekusi sepak pojok sukses dikonversi menjadi gol melalui sundulan bek pengganti Leo Ostigard yang memenangi duel udara, mengubah skor menjadi 1-3.
Di tengah upaya keras Irak mengejar ketertinggalan, gawang mereka justru kembali kebobolan pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+6.
Berawal dari bola lambung ke kotak penalti yang disundul Haaland di tengah situasi kemelut, bola berakhir di dalam gawang Irak.
Meski papan skor sempat mencantumkan nama Kristian Thorstvedt, rekaman ulang menunjukkan bola sempat mengenai pemain Irak terlebih dahulu sehingga lebih condong dinilai sebagai gol bunuh diri.
Otoritas tertinggi sepak bola dunia, FIFA, pada akhirnya mengesahkan gol penutup Norwegia tersebut sebagai gol bunuh diri dari Aymen Hussein.
Skor telak 1-4 pun menjadi hasil akhir laga. Walau menang besar, Norwegia secara keseluruhan tidak sepenuhnya memegang kendali penuh atas permainan.
Irak tampil berani dan mengancam, khususnya pada akhir babak pertama serta mayoritas paruh kedua, namun blunder individual yang berujung pada gol kedua Haaland menjadi pemisah kualitas kedua tim.
Hasil positif ini mengantarkan Norwegia mengamankan tiga poin krusial di Grup I dan berhak memuncaki klasemen sementara, menggeser Prancis yang memetik kemenangan 3-1 atas Senegal.
Di sisi lain, Irak dituntut segera berbenah demi menjaga asa mereka melaju ke babak sistem gugur.
Susunan Pemain
Irak (4-2-3-1):
Jalal Hassan; Hussein Ali (Mohanad Saadoun 73′), Zaid Tahseen, Ali Adnan Hashim, Merchas Doski; Zidane Iqbal (menggantikan Zaid Ismail 59′), Zaid Ismail; Ali Jasim (Ahmed Qasem 73′), Amir Al-Ammari, Aymen Hussein; Ali Al-Hamadi (Mohanad Farji 59′).
Pelatih: Jesus Casas.
Norwegia (4-3-3):
Orjan Nyland; Julian Ryerson, Kristoffer Ajer, Torbjorn Heggem, David Moller Wolfe (Oscar Bobb 73′); Martin Odegaard (Patrick Berg 81′), Sander Berge, Fredrik Aursnes (Andreas Schjelderup 73′); Antonio Nusa (Kristian Thorstvedt 73′), Alexander Sorloth (Leo Ostigard 73′), Erling Haaland.
Pelatih: Stale Solbakken. (*)












