SERUNI.CO – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, melakukan peninjauan langsung terhadap tahap awal pengerjaan rekonstruksi GOR H. Agus Salim Padang, Minggu (16/8/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses berjalan tepat waktu sesuai rencana, dengan memprioritaskan aspek kualitas fasilitas, kepastian pelaksanaan, serta kepentingan masyarakat sekitar sejak pengerjaan dimulai.
Dalam peninjauan di lapangan tersebut, Gubernur mencermati kondisi area serta alur pengerjaan yang tengah berlangsung.
Mahyeldi turut berdialog bersama jajaran terkait guna mendiskusikan progres fisik sekaligus persiapan yang diperlukan pada tahapan rekonstruksi berikutnya.
“Kita ingin memastikan sejak awal semuanya berjalan sesuai perencanaan. Kualitas harus menjadi perhatian, karena fasilitas ini akan digunakan dalam jangka panjang,” ujar Mahyeldi yang didampingi Kadispora Sumbar Mahdianur.
Gubernur menilai proyek pembenahan GOR H. Agus Salim memerlukan skema perencanaan dan eksekusi yang matang.
Oleh sebab itu, pengawalan ketat pada setiap fase pengerjaan mutlak dilakukan agar proses pembangunan berjalan tanpa hambatan serta menghasilkan sarana olahraga yang relevan dengan kebutuhan.
Ia menegaskan, keberhasilan sebuah proyek tidak sebatas dinilai dari kecepatan penyelesaiannya, melainkan dari standar mutu akhir serta daya guna yang dirasakan oleh publik.
“Yang kita harapkan bukan hanya pembangunannya selesai, tetapi hasilnya benar-benar baik dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” katanya.
Gubernur turut meminta penguatan koordinasi antarinstansi yang terlibat. Menurutnya, pola komunikasi yang solid di fase awal sangat vital guna memitigasi potensi persoalan selama masa konstruksi.
Di samping itu, Mahyeldi mengimbau agar jalannya pembenahan area GOR tetap memperhatikan kenyamanan warga setempat.
Penataan kawasan diharapkan selaras dengan perlindungan terhadap aktivitas harian masyarakat di area sekitar.
“Yang kita bangun ini berada di tengah kawasan masyarakat. Karena itu, kepentingan masyarakat juga harus menjadi perhatian dalam setiap tahapan,” ujarnya.
Pemerintah daerah menyambut positif mulainya rekonstruksi ini dan mengharapkan sinergi seluruh elemen terus terjaga agar target pengerjaan tercapai.
Fasilitas olahraga yang memadai sangat krusial dalam menunjang kegiatan olahraga warga sekaligus pembinaan atlet di Sumbar, meski manfaat tersebut baru bisa dirasakan secara bertahap seiring berjalannya konstruksi.
“Insyaallah kita kawal bersama agar prosesnya berjalan baik. Kita ingin GOR ini nantinya memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Sumatera Barat,” pungkasnya.
Terkait progres awal, Mahyeldi menjelaskan bahwa alur kerja yang berjalan saat ini masih selaras dengan rencana awal.
Ia menargetkan pengerjaan pembersihan lahan dapat tuntas pada akhir bulan ini.
“Alhamdulillah, sesuai dengan perencanaan. Mudah-mudahan sampai akhir Agustus ini selesai untuk pembersihan dan clearing, sehingga nanti September mulai untuk pembangunan,” ujar Mahyeldi.
Ia mengungkapkan belum pernah bertatap muka langsung dengan perwakilan pelaksana proyek, Adhi Karya.
Oleh karena itu, ia mengarahkan Kadispora untuk menjadwalkan sesi pemaparan rencana kerja dari pihak penyedia jasa tersebut.
“Saya pribadi belum pernah bertemu dengan Adhi Karya yang bangunnya. Maka dari itu saya melalui Pak Kadis, saya ingin minta mereka untuk mempresentasikan apa yang akan mereka lakukan di sana,” katanya.
Pemaparan tersebut dinilai penting agar pemerintah daerah memiliki gambaran utuh mengenai rencana teknis di lapangan, sehingga langkah pendukung dapat disiapkan secara optimal.
Gubernur juga menyinggung peran Anggota DPR RI Andre Rosiade yang memberikan pengawalan sejak awal proyek, dengan harapan dukungan tersebut berlanjut hingga terwujudnya fasilitas olahraga yang lebih representatif, khususnya lapangan sepak bola berstandar internasional.
“Dan mudah-mudahan ini semuanya nanti mejadi salah satu sarana-prasarana olahraga yang lebih representatif. Apalagi ini lapangan bolanya standar internasional,” ujarnya.
Dengan standar tersebut, Mahyeldi optimistis kawasan GOR H. Agus Salim berpeluang menjadi arena penyelenggaraan berbagai ajang kelas dunia, seperti rencana agenda IORA pada 2027.
“Berarti kita akan bisa persiapkan event-event internasional untuk ke depannya di GOR Agus Salim nanti, insya Allah,” katanya.
Selain itu, terdapat potensi agenda olahraga Dunia Melayu yang dapat dipusatkan di lokasi tersebut pada masa mendatang.
“Mudah-mudahan tahun 2027 akhir nanti GOR Agus Salim ini sudah selesai clear, sehingga 2028 bisa kita siapkan dari sekarang,” ujarnya.
Mengakhiri peninjauannya, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan warga sekitar kawasan yang telah memberikan sokongan bagi kelancaran proyek ini.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan juga kepada warga masyarakat yang ada di sekitar yang juga sangat membantu dan mendukung untuk kelancaran pembangunan ini,” katanya.
Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada Anggota DPR RI Andre Rosiade atas sumbangsih yang diberikan bagi kemajuan daerah.
“Dan kemudian juga kepada anggota DPR RI Pak Andre Rosiade, terima kasih atas dukungan bantuannya. Mohon dibantu lagi Pak Andre, agar lebih banyak lagi kontribusi Pak Andre dalam rangka untuk membangun Sumatera Barat,” pungkas Mahyeldi.












