Berita

LPS dan UGM Kolaborasi Gelar LPS Bina Desa di Mentawai

×

LPS dan UGM Kolaborasi Gelar LPS Bina Desa di Mentawai

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Upaya memperkuat pemahaman keuangan masyarakat di wilayah terluar terus digencarkan.

Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) I menggandeng Tim Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program LPS Bina Desa pada 17 hingga 20 Juli 2026.

Kegiatan ini menyasar warga di Desa Muntei dan Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Program LPS Bina Desa dirancang sebagai inisiatif pemberdayaan ekonomi desa berkelanjutan melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan, yang diharapkan memberi dampak positif bagi penguatan ekonomi lokal.

Di Kepulauan Mentawai, edukasi publik tersebut dilaksanakan dengan melibatkan berbagai elemen, mulai dari organisasi komunal adat, siswa sekolah menengah atas, hingga masyarakat umum.

Mewakili pihak LPS, Junior Sub Manager Kantor Perwakilan LPS I, Aditya Ery Wibowo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UGM, khususnya Tim KKN-PPM UGM Bingkai Mentawai yang menjalankan pengabdian di kawasan terluar Sumatra tersebut.

Baca Juga  Pemko Padang Gandeng Unand, Perkuat Mitigasi Bencana Gempa Megathrust Mentawai

Aditya berharap sinergi ini dapat mendorong tingkat literasi dan kesejahteraan warga, sekaligus memperkuat perekonomian demi mewujudkan desa yang mandiri, tangguh, serta berkelanjutan.

“Program LPS Bina Desa bertujuan menghadirkan edukasi keuangan yang lebih dekat dengan masyarakat, termasuk di wilayah terluar yang memiliki keterbatasan akses informasi dan layanan keuangan,” jelas Aditya.

“Program ini juga selaras dengan penambahan tugas LPS dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, khususnya terkait program edukasi serta pemberdayaan masyarakat dan lingkungan yang dilakukan secara inklusif,” tambahnya.

Program Berkelanjutan di Wilayah Terluar

Dukungan LPS tersebut turut disambut positif oleh Dosen Fakultas Teknik UGM sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan Tim KKN PPM UGM Bingkai Mentawai, Dr. Ir. Bilal Ma’ruf, S.T., M.T. Ia mengapresiasi kontribusi LPS dalam menyukseskan kegiatan pemberdayaan di Desa Muntei dan Desa Maileppet.

Baca Juga  Alex Indra Lukman Tekankan Pentingnya Kelancaran Distribusi Pangan Sumbar

“Program KKN-PPM UGM di Desa Muntei dan Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, yang telah dilaksanakan sejak 2024 dirancang sebagai program multiyears yang saling berkesinambungan. Setiap tema yang diangkat pada tahun 2024 hingga 2026 bukan merupakan program yang berdiri sendiri, melainkan tahapan pembangunan yang disusun berdasarkan potensi, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi masyarakat di Pulau Siberut sebagai salah satu wilayah kepulauan terluar Indonesia,” ujar Bilal.

Rendahnya tingkat literasi keuangan menjadi salah satu kendala riil yang dihadapi masyarakat setempat.

Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan akses terhadap layanan perbankan, letak geografis wilayah kepulauan, serta pemahaman masyarakat terkait produk dan layanan keuangan formal yang masih perlu ditingkatkan.

“Dengan dukungan program LPS Bina Desa, kami berharap dapat membantu meningkatkan literasi keuangan di masyarakat sehingga mendorong masyarakat untuk memiliki kemampuan mengelola keuangan secara lebih terencana, terstruktur, dan aman,” tutup Bilal. (*)