SERUNI.CO – Pupus sudah harapan para penggemar AC Milan untuk melihat Dusan Vlahovic mengenakan seragam Merah-Hitam musim panas mendatang.
Penyerang asal Serbia yang telah lama dikaitkan dengan kepindahan ke San Siro tersebut dikabarkan bakal berlabuh ke klub lain.
Vlahovic sebenarnya sudah masuk dalam radar radar transfer Milan bahkan sebelum era Massimiliano Allegri kembali ke Juventus.
Ia sempat digadang-gadang sebagai striker elit yang mampu mengembalikan kejayaan Rossoneri. Namun, meski statusnya kemungkinan besar akan menjadi agen bebas, kesepakatan dipastikan tidak akan terwujud.
Kendala Finansial yang Tak Terbendung
Masalah keuangan selalu menjadi batu sandungan utama dalam negosiasi terkait Vlahovic.
Saat ini, sang pemain menerima gaji sekitar €12 juta per tahun di Juventus—sebuah angka yang mustahil disanggupi oleh manajemen Il Diavolo. Selain gaji, besarnya komisi agen juga menjadi penghalang besar.
Jurnalis senior Italia, Carlo Pellegatti, melalui kanal YouTube miliknya (via MilanNews), memberikan klarifikasi tegas mengenai situasi ini.
Ia membantah rumor yang menyebutkan bahwa Milan sedang berupaya keras mengamankan tanda tangan sang striker.
“Kebenarannya adalah, di balik rumor yang mengatakan Milan sedang berusaha dan bekerja (untuk Vlahovic), kenyataannya operasi ini berada di luar jangkauan Milan,” ujar Pellegatti.
Operasi Transfer yang Sangat Mahal
Meskipun Milan bisa mendapatkannya tanpa biaya transfer (gratis), total pengeluaran yang dibutuhkan tetap dianggap tidak masuk akal bagi struktur keuangan klub. Pellegatti merinci alasan di balik keputusan tersebut:
-
Tuntutan Gaji: Juventus sendiri saat ini kesulitan memperbarui kontrak Vlahovic karena tawaran €7 juta per tahun masih dianggap terlalu tinggi bagi standar Milan.
-
Komisi Agen: Laporan menyebutkan bahwa komisi untuk agen sang pemain mencapai angka €14 juta.
-
Bonus Tanda Tangan: Selain dua poin di atas, masih ada biaya tambahan berupa bonus tanda tangan (signing fee).
“Singkatnya, ini adalah operasi senilai €40 hingga €50 juta,” tambah Pellegatti.
Dengan angka sebesar itu untuk pemain yang berstatus bebas transfer, Milan tampaknya lebih memilih untuk mencari alternatif lain yang lebih masuk akal secara finansial demi menjaga stabilitas ekonomi klub. (*)












