SERUNI.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat dalam merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR).
Dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, jajaran Pemko Padang memboyong tim teknis melakukan koordinasi dan konsultasi ke Kementerian Sosial (Kensos) RI serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Langkah proaktif ini diambil untuk mempercepat penuntasan seluruh persyaratan administrasi dan kelayakan tata ruang, sehingga fisik bangunan Sekolah Rakyat di Kota Padang dapat segera dieksekusi oleh kementerian terkait.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Wawako Maigus Nasir didampingi Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri, Kepala Dinas Pertanahan Desmon Danus, Kabag Tata Pemerintahan Rina Melati, serta Kasubbag Umum Dinas Sosial Erliza Putri.
Kemensos Dorong Kejelasan Status Kepemilikan Lahan
Rombongan Pemko Padang terlebih dahulu menyambangi Kantor Kemensos RI dan diterima langsung oleh Ketua Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat Kemensos RI, Herman Koswara, di Ruang Rapat Sekretariat Bersama SR.
Herman Koswara mengapresiasi keseriusan dan komitmen Pemko Padang yang telah merespons cepat program nasional ini dengan menyediakan calon lahan fisik. Namun, ia menekankan pentingnya kejelasan legalitas status tanah sebelum diserahterimakan ke pusat.
“Alih fungsi lahan juga harus segera dituntaskan agar Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) dapat diterbitkan. Untuk mempercepat proses tersebut, Pemko Padang mesti berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN guna memperoleh rekomendasi sehingga pembangunan Sekolah Rakyat oleh Kementerian Pekerjaan Umum dapat segera dilaksanakan,” pukas Herman.
Kawasan Bungus Barat Jadi Lokasi Usulan
Usai dari Kemensos, rombongan Pemko Padang melanjutkan maraton koordinasi ke Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN.
Pertemuan fokus membahas dokumen tata ruang untuk lokasi Sekolah Rakyat yang diusulkan di Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung.
Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I Kementerian ATR/BPN, Rahma Julianti, menyambut baik kedatangan jajaran Pemko Padang dan menegaskan kesiapan pihaknya dalam memberikan pendampingan teknis.
“Semoga Pemko Padang segera melengkapi dokumen yang diperlukan agar proses pembangunan dapat dipercepat,” ujar Rahma Julianti.
Penyokong Akses Pendidikan dan Ekonomi Kawasan
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bukti nyata keseriusan Pemko Padang dalam menjemput bola program pemerintah pusat demi kemajuan fasilitas pendidikan di daerah.
Ia menjelaskan bahwa Kota Padang sebenarnya telah memiliki rintisan Sekolah Rakyat yang menjadi modal awal pengembangan.
Hasil konsultasi dari dua kementerian ini diharapkan memuluskan penetapan lokasi permanen di Bungus Barat.
“Kami datang untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi dapat dipenuhi secepatnya. Pemko Padang berkomitmen mendukung penuh program Sekolah Rakyat karena manfaatnya sangat besar dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat,” kata Maigus Nasir.
Wawako optimistis kehadiran Sekolah Rakyat tidak hanya sekadar menyediakan tempat belajar berkualitas bagi anak-anak, tetapi juga menjadi stimulan bagi pemerataan pembangunan.
“Selain memperluas akses pendidikan, kami berharap pembangunan Sekolah Rakyat juga menjadi pengungkit pertumbuhan kawasan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)












