Ekonomi

Tumbuh Organik, Krom Bank Tembus 1 Juta Rekening dan DPK Rp10 Triliun

×

Tumbuh Organik, Krom Bank Tembus 1 Juta Rekening dan DPK Rp10 Triliun

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Catatan gemilang berhasil dibukukan oleh PT Krom Bank Indonesia Tbk (“Krom” atau “IDX: BBSI”).

Anak perusahaan dari Kredivo Group ini sukses mengukir tonggak sejarah penting lewat perolehan angka pembukaan rekening yang melampaui 1 juta, diiringi akumulasi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang kini telah menyentuh angka Rp10 triliun.

Menariknya, lonjakan performa positif ini diraih secara organik berkat keunggulan nilai produk serta pengalaman nasabah yang disuguhkan oleh Krom, tanpa perlu mengandalkan basis pengguna Kredivo sebagai instrumen utama dalam strategi akuisisi.

Pencapaian besar ini kian memperkokoh kedudukan Krom sebagai salah satu bank digital dengan laju pertumbuhan paling agresif di tanah air.

Langkah ini sekaligus mempertegas misi korporasi untuk menjadi platform bank digital pilihan utama bagi generasi milenial serta Gen Z di Indonesia.

Sejak resmi diperkenalkan ke publik pada awal tahun 2024 silam, Krom dikalkulasikan telah membantu para nasabahnya mengantongi imbal hasil tambahan berkisar Rp500 miliar, jika disandingkan dengan perolehan menyetor dana pada institusi perbankan konvensional.

Manfaat finansial tersebut berhasil diwujudkan lewat penawaran suku bunga tabungan serta deposito berjangka (time deposit) yang diklaim paling kompetitif di pasar dalam negeri, yang ditopang pula oleh pengalaman operasional aplikasi yang tepercaya dan mulus.

Baca Juga  Bank Muamalat Catat Lonjakan Pembayaran Sertifikasi Halal Online hingga Juni 2026

Tingginya tingkat kepercayaan dari para nasabah ini turut tecermin secara riil lewat perolehan peringkat bintang 4,9 di platform Apple App Store serta rating bintang 4,8 pada Google Play Store.

Keberhasilan Fase Pertama Menuju Rumah Finansial Anak Muda

Presiden Direktur PT Krom Bank Indonesia Tbk, Anton Hermawan, menegaskan bahwa pencapaian masif ini menjadi bukti konkret atas kualitas dan daya saing layanan yang mereka miliki di pasar perbankan digital.

“Pencapaian 1 juta rekening dan Rp10 triliun simpanan secara organik, bahkan sebelum kami mengintegrasikan keuntungan dari ekosistem Kredivo membuktikan kekuatan nilai produk yang kami tawarkan. Ambisi kami adalah menjadi pusat layanan keuangan (financial home) bagi generasi muda Indonesia, dan momentum ini menandai keberhasilan fase pertama dari rencana strategis kami. Langkah berikutnya adalah ekspansi ke layanan pembayaran, pinjaman, serta membuka sinergi penuh dengan puluhan juta pengguna Kredivo yang akan semakin mengakselerasi pertumbuhan kami ke depan,” papar Anton Hermawan.

Di kala persaingan industri perbankan digital yang terus menajam, Krom nyatanya juga sanggup mempertahankan tingkat profitabilitas secara konsisten terhitung sejak awal mula beroperasi.

Baca Juga  DPK Bank Muamalat Tumbuh 9%, Capai Rp45,5 Triliun Akhir 2025

Torehan rapor keuangan ini memperlihatkan kecakapan manajemen Krom dalam menyelaraskan antara aspek akselerasi pertumbuhan dengan kesehatan fundamental bisnis.

Langkah pencapaian efisiensi ini tergolong relatif tidak biasa di lanskap industri bank digital nasional, di mana para pemain umumnya masih berfokus penuh pada penetrasi pembangunan skala bisnis serta akuisisi nasabah baru secara besar-besaran.

Menatap Fase Pertumbuhan Kedua Melalui Sinergi Ekosistem

Menatap tantangan ke depan, manajemen Krom bakal memfokuskan roda bisnis mereka pada penerapan strategi yang dijalankan lewat tahapan-tahapan secara terukur.

Korporasi bersiap memijak fase pertumbuhan kedua dengan menghadirkan inovasi fitur pembayaran serta lini layanan pinjaman.

Bersamaan dengan itu, proses integrasi bersama ekosistem Kredivo Group juga mulai digulirkan, yang otomatis akan membuka akses pasar ke puluhan juta pengguna yang selama ini belum terkoneksi.

Melalui modal berupa fondasi pertumbuhan organik serta tingkat profitabilitas yang telah teruji kuat, Krom menaruh rasa optimistis yang tinggi untuk terus memperluas dominasi dan memperkuat posisinya sebagai platform keuangan pilihan teratas bagi kelompok milenial dan Gen Z di Indonesia. (*)