Berita

Lima Komposer Terbaik Sumbar Siap Tampil di Soundenai 2026

×

Lima Komposer Terbaik Sumbar Siap Tampil di Soundenai 2026

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Agenda berskala besar bagi para peramu musik di Sumatera Barat (Sumbar) segera bergulir melalui proses kurasi yang ketat.

UPTD Taman Budaya Sumbar bersiap menyaring lima komposer berbakat dari jalannya lokakarya komposisi musik, yang nantinya berhak menyajikan karya terbaik mereka dalam pergelaran Festival Komposer Musik Sumatera Barat bertajuk “Soundenai” 2026.

“Dari 25 peserta, akan diseleksi lima peserta yang akan tampil pada ajang Soundenai yang diselenggarakan Oktober 2026, sebelum itu mereka akan diberi waktu lima bulan untuk proses produksi di bawah bimbingan instruktur,” terang Kepala UPTD Taman Budaya Sumbar, M. Devid, saat memberikan keterangan di Padang, Rabu (20/5/2026).

M. Devid menambahkan, para komposer yang nantinya dinyatakan lolos seleksi diharapkan menjadi representasi nyata dari lahirnya generasi baru.

Generasi ini dinilai mampu meramu sekaligus mengemas kekayaan musik tradisi Minangkabau secara apik, sejalan dengan tema utama yang diusung, yakni “Menghidupkan Narasi melalui Akar Tradisi”.

Baca Juga  17 Tahun Gempa 30 September 2009, Sumatera Barat Jangan Sampai Lupa

Menurut pandangan M. Devid, setiap pergeseran era dan perubahan zaman wajib dipelajari serta dimaknai secara bijaksana.

Karakteristik tradisi dinilai tidak boleh kaku, melainkan harus memiliki kemampuan untuk tumbuh sekaligus menjalin dialog dengan perkembangan zaman yang dinamis.

Kebudayaan yang dianggap hidup adalah kebudayaan yang terus bergerak aktif serta mampu melahirkan tafsir-tafsir baru, namun secara bersamaan tetap menjaga akar nilai beserta identitas aslinya.

“Kami juga berharap lokakarya ini dapat melahirkan ruang kolaborasi baru antara musisi, komposer, pembuat film, koreografer, dan pelaku seni pertunjukan di Sumatera Barat,” ungkap M. Devid.

Melalui pelaksanaan lokakarya ini, diharapkan bakal lahir karya-karya audio visual teranyar yang memiliki karakter lokal kuat tetapi berkualitas global.

Hasil akhir dari sinergi ini ditargetkan menjadi karya-karya yang mampu memperkenalkan identitas kebudayaan Minangkabau ke ranah internasional yang lebih luas lewat medium seni modern.

Baca Juga  Mengulas Sejarah dan Asal Usul Kata Minangkabau Berdasarkan Tambo dan Prasasti

Potensi Musik Tradisi dan Idealisme Seni

Tanggapan mengenai kekayaan seni daerah juga diutarakan oleh narasumber yang berasal dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, Indra Ariffin.

Ia memaparkan bahwa potensi dari musik tradisi di wilayah Sumatera Barat sebenarnya sangat luas serta mampu mewakili keunikan geografis dari masing-masing daerah asal, hanya saja sejauh ini pengolahannya belum berjalan secara maksimal.

Indra Ariffin menyatakan sepakat terhadap kampanye yang digalakkan pemerintah untuk mentransformasikan musik sebagai daya gerak ekonomi baru.

Kendati demikian, dirinya turut menilai bahwa musik juga dapat memosisikan diri sebagai komoditi yang tidak sekadar mempedulikan aspek ekonomis semata, melainkan mampu hadir sebagai sebuah bentuk idealisme di tengah-tengah kehidupan masyarakat. (*)