Berita

Kecelakaan di Padang Besi Truk Rem Blong, Empat Orang Meninggal Dunia

×

Kecelakaan di Padang Besi Truk Rem Blong, Empat Orang Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Kecelakaan maut terjadi di kawasan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang pada Minggu pagi (10/5/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Insiden beruntun yang melibatkan dua unit truk dan tiga minibus ini dilaporkan mengakibatkan empat orang meninggal dunia.

Peristiwa tragis ini diduga kuat dipicu oleh kegagalan sistem pengereman atau rem blong pada sebuah truk bermuatan cangkang kelapa sawit.

Truk tersebut tengah melaju dari arah Indarung menuju Padangbesi ketika kehilangan kendali di jalur menurun dan menghantam kendaraan-kendaraan di depannya.

Kronologi Kejadian

Lurah Padang Besi, Waluyo Yuwono, mengonfirmasi insiden yang menyebabkan kerusakan parah pada lima kendaraan yang terlibat tersebut.

Baca Juga  Update Kecelakaan KA Argo Bromo, Korban Meninggal Kini Menjadi 16 Orang

“Benar, terjadi kecelakaan tadi pagi,” ujar Waluyo saat memberikan keterangan pada Minggu.

Riki, selaku Ketua RT 002/RW 001 Kelurahan Padang Besi, menjelaskan bahwa truk pengangkut cangkang sawit itu datang dari arah atas (Indarung).

Benturan keras terjadi saat truk menabrak satu truk lainnya serta tiga unit minibus yang berada di jalur yang sama hingga menyebabkan kendaraan ringsek.

“Kecelakaan ini awalnya karena truk ini dari Indarung bermuatan cangkang, jadi rem blong dari atas dan menghantam kendaraan lain,” jelas Riki.

Evakuasi Korban dan Dampak Lalu Lintas

Hingga Minggu siang, data sementara mencatat ada empat korban jiwa dalam musibah ini. Selain korban meninggal, sejumlah korban luka-luka telah dievakuasi oleh warga dan petugas gabungan untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga  BPBD Kota Padang Kerahkan 12 Personel Bantu Banjir Bandang Kabupaten Solok

“Untuk korban saat ini ada yang dilarikan ke RSUP Dr M Djamil Padang maupun Semen Padang Hospital,” tambah Riki.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Proses evakuasi kendaraan dan korban sempat memicu kemacetan di kawasan Lubukkilangan.

Kejadian ini kembali menyoroti tingginya risiko kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat di jalur menurun Indarung–Lubuk Kilangan yang dikenal padat setiap harinya. (*)