SERUNI.CO – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah bangunan gudang milik jasa pengiriman Zataka Express di kawasan Nanggalo, Kota Padang, Kamis sore (23/4/2026).
Insiden yang terjadi di kawasan padat penduduk tersebut mengakibatkan kerugian materi yang cukup besar, termasuk musnahnya sejumlah kendaraan bermotor.
Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Sutopo, menjelaskan bahwa bangunan yang terbakar merupakan gudang barang bekas.
Material di dalamnya didominasi oleh styrofoam bekas paket, yang memicu api merambat dengan cepat.
“Laporan masuk ke pusat komando pada pukul 16.01 WIB. Petugas segera bergerak dan tiba di lokasi kejadian sepuluh menit kemudian,” ungkap Sutopo.
Kronologi dan Penanganan di Lokasi
Peristiwa ini terjadi tepat di Jalan Teknologi Raya No. 104, Kelurahan Surau Gadang. Menurut saksi mata, Sisca Artharini (49), api pertama kali muncul dari arah gudang barang bekas yang disertai kepulan asap hitam pekat.
Menyadari situasi darurat, saksi segera menghubungi pihak Damkar untuk meminta bantuan.
Petugas menghadapi tantangan cukup berat di lapangan karena lokasi berada di pemukiman ramai dengan akses jalan yang sempit.
Guna mengantisipasi perluasan api, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan 3 unit armada pemadam dengan kekuatan penuh sebanyak 60 personel dari Peleton A.
Dampak Kerugian dan Aset yang Terselamatkan
Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, dampak kerusakan infrastruktur tercatat cukup berat.
Selain bangunan seluas 50 meter persegi milik Riza Yulfi (50) yang hangus, tercatat sebanyak 7 unit sepeda motor di area tersebut turut ludes terbakar.
“Kerugian materi diperkirakan sebesar Rp250 juta. Namun, berkat penanganan cepat, kami berhasil menyelamatkan aset di sekitar lokasi yang nilainya ditaksir mencapai Rp5 miliar, termasuk tiga ruko Zataka dan lima bangunan rumah hunian warga,” jelas Sutopo.
Penyelidikan dan Imbauan Masyarakat
Operasi pemadaman dinyatakan tuntas sepenuhnya pada pukul 16.25 WIB dengan bantuan pengamanan dari pihak kepolisian dan pemerintah kecamatan setempat.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat.
Jika melihat kejadian serupa, warga diharapkan segera menghubungi Call Center Padang Sigap 112 untuk mendapatkan penanganan cepat. (*)











