SERUNI.CO – Semangat sportivitas menyelimuti Nagari Koto Tangah saat turnamen sepak bola antar jorong, PSLG Cup I, resmi dibuka pada Jumat (17/4).
Kompetisi ini dipusatkan di Lapangan Hijau PSLG, Lubuk Gadang, Kecamatan Koto Balingka.
Acara pembukaan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua KONI Kabupaten Pasaman Barat, Wahidu Basri, Anggota DPRD Dapil IV, Nefri, SH, Camat Koto Balingka serta perwakilan Kapolsek dan Danramil bersama tokoh masyarakat setempat.
Wadah Pembinaan dan Silaturahmi Ketua Pelaksana Turnamen, Khoirijal, mengungkapkan bahwa ajang perdana ini diikuti oleh 32 klub perwakilan dari berbagai jorong.
Menurutnya, kompetisi ini dirancang bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan sebagai wadah strategis.
“Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan atlet muda,” jelas Khoirijal dalam laporannya.
Pada laga pembuka yang berlangsung sengit, tim Jorong Air Talang harus menelan kekalahan tipis dari Jorong Labuai dengan skor akhir 2-3.
Hasil ini memastikan langkah Labuai untuk melaju ke babak selanjutnya.
Dampak Ekonomi bagi Masyarakat Selain fokus pada prestasi, Wakil Sekretaris KONI Pasaman Barat, Faizal, menyoroti aspek ekonomi dari penyelenggaraan turnamen ini.
Ia menekankan bahwa keramaian penonton memberikan peluang bagi pelaku UMKM di sekitar lapangan.
“Semoga turnamen ini berjalan lancar hingga final, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat sekitar,” tutur Faizal dalam sambutannya.
Apresiasi Kualitas Lapangan Hijau PSLG Pihak KONI Pasaman Barat juga memberikan apresiasi khusus terhadap Lapangan Hijau PSLG.
Lapangan yang baru pertama kali digunakan untuk turnamen resmi ini dinilai memiliki kualitas yang mumpuni.
Fasilitas ini terwujud berkat sinergi antara pemuda setempat dan Anggota DPRD Nefri, SH melalui alokasi dana pokok pikiran (pokir).
Nefri, SH menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan sarana olahraga di kawasan Lubuk Gadang agar bisa menjadi pusat kegiatan positif bagi generasi muda.
“Kita akan melanjutkan apa yang telah dilakukan. Harapannya, Lubuk Gadang bisa menjadi sentral olahraga dan pemuda semakin kompak dalam membangun daerah,” pungkas Nefri. (*)












