SERUNI.CO – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terus memperkuat komitmennya dalam memajukan kualitas layanan pendidikan.
Fokus pembangunan kini tidak hanya menyasar aspek akademik, namun juga mencakup penyediaan sarana pendukung yang memadai, salah satunya melalui pembangunan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang sehat dan layak di sejumlah sekolah.
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan ekosistem sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi para siswa maupun tenaga pendidik.
Metode Swakelola dan Daftar Sekolah Penerima
Dalam pelaksanaannya, program ini dilakukan melalui metode swakelola tipe satu. Dinas Pendidikan Kabupaten Dharmasraya bertindak sebagai pelaksana teknis yang berkoordinasi langsung dengan masing-masing pihak sekolah.
Adapun beberapa sekolah yang menjadi lokasi pembangunan fasilitas sanitasi ini antara lain:
- SMPN 3 Koto Besar
- SMPN 4 Koto Baru
- SDN 7 Tiumang
- SDN 13 Koto Besar
- SDN 14 Koto Besar
- SDN 15 Pulau Punjung
- SDN 18 Pulau Punjung
Bupati Annisa menyampaikan bahwa fasilitas dasar yang layak merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam mendukung kenyamanan di lingkungan sekolah.
“Program ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan fasilitas dasar yang layak di sekolah. Dinas Pendidikan bertindak sebagai pelaksana dengan berkoordinasi langsung bersama pihak sekolah,” jelasnya.
Dampak pada Mutu Belajar dan PHBS
Penyediaan sanitasi yang baik diyakini memiliki korelasi positif terhadap prestasi siswa. Lingkungan yang sehat dianggap mampu meningkatkan konsentrasi anak didik selama mengikuti proses belajar mengajar di kelas.
“Lingkungan yang bersih dan sehat akan berdampak langsung pada kualitas belajar siswa. Ini menjadi bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari peningkatan mutu pendidikan,” tambah Annisa.
Selain menunjang kenyamanan, fasilitas ini menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sejak dini.
Melalui sarana MCK yang memadai, diharapkan karakter siswa yang disiplin dan peduli terhadap kebersihan lingkungan dapat terbentuk secara optimal.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya optimistis peningkatan kualitas infrastruktur ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan dan pembentukan karakter generasi muda di wilayah tersebut. (*)












