SERUNI.CO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2024–2029 Rahmat Saleh menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi gemilang yang diraih oleh siswa SMAN 3 Painan.
Tercatat sebanyak 58% dari total siswa eligible di sekolah tersebut berhasil lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di seluruh Indonesia.
Rahmat Saleh menilai pencapaian ini bukan sekadar kebanggaan bagi pihak sekolah dan daerah semata, melainkan bukti nyata bahwa kualitas intelektual generasi muda saat ini semakin kompetitif dalam menjawab tantangan zaman.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa anak-anak kita mampu bersaing secara nasional. Ini adalah hasil dari kerja keras siswa, peran guru, serta dukungan lingkungan pendidikan yang baik,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini, tantangan bagi kaum muda menjadi kian kompleks.
Menurutnya, kecerdasan intelektual merupakan syarat utama bagi generasi penerus untuk memenangkan persaingan di masa depan.
“Untuk menaklukkan visi Indonesia Emas 2045, kekuatan intelegensia menjadi catatan utama. Generasi muda harus memiliki kapasitas berpikir yang kuat, adaptif, dan inovatif,” jelas Rahmat Saleh.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti persaingan global dengan kehadiran Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang diprediksi dapat menggantikan banyak profesi.
Namun, ia menegaskan bahwa teknologi memiliki batasan yang tidak dapat melampaui kemampuan dasar manusia.
“Ada aspek yang tidak bisa digantikan oleh AI, yaitu nilai moral dan etika. Peran guru dalam membentuk karakter, membangun integritas, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan tetap menjadi fondasi utama dalam pendidikan,” tambahnya lagi.
Selain aspek moral, Rahmat Saleh menggarisbawahi pentingnya penguasaan kecerdasan emosional dan jiwa kepemimpinan (leadership) yang dipandang sebagai kekuatan autentik manusia yang tidak akan pernah tergantikan oleh AI.
“Emosional dan leadership adalah kekuatan manusia yang autentik. Ini yang akan membentuk siswa menjadi pemimpin masa depan dan mampu menduduki posisi strategis dalam memimpin bangsa,” tegasnya.
Prestasi besar SMAN 3 Painan ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus memacu prestasi.
Momentum ini juga diharapkan mendorong dunia pendidikan untuk konsisten meningkatkan kualitas pembelajaran yang menyeimbangkan aspek akademik dan pembentukan karakter. (*)












