SERUNI.CO – Wakil Wali Kota (Wawako) Padang, Maigus Nasir, melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah (UAM) Tahun Ajaran 2025/2026 bagi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Minggu (10/5/2026).
Peninjauan ini bertujuan memastikan kelancaran ujian sekaligus mengevaluasi mutu pendidikan keagamaan di Kota Padang.
Kegiatan monitoring dimulai di MDT Masjid Baiturrahman, Jalan Jati IV, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, yang diikuti oleh 79 peserta.
Selanjutnya, rombongan bertolak menuju TPQ Masjid Baitul Mukminin Jati Kampung Baru, Kelurahan Jati, yang menaungi 97 peserta ujian.
Maigus Nasir memberikan apresiasi atas ketertiban proses ujian dan optimisme para santri dalam menjawab materi.
“Alhamdulillah, pelaksanaan ujian berjalan lancar dan anak-anak mampu mengikuti ujian dengan baik. Kita berharap mereka tidak hanya mampu membaca Alquran, tetapi juga memahami isi kandungannya,” ujar Maigus.
Penguatan Program 3T dan Smart Surau
Dalam kesempatan tersebut, Maigus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkokoh pendidikan karakter religius melalui Program Unggulan (Progul) Smart Surau.
Fokus utama pengembangan ini terletak pada konsep 3T.
“Program tersebut meliputi Tahsin untuk memperbaiki bacaan Alquran, Tafsir guna memahami makna dan nilai Alquran, serta Tahfidz dalam rangka mencetak generasi penghafal Alquran,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ketua DMI Kota Padang ini memaparkan bahwa kemampuan menghafal Al-Qur’an kini menjadi jembatan menuju pendidikan tinggi bergengsi.
Salah satunya adalah peluang beasiswa di Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Malaysia, untuk jurusan sains dan teknologi.
“UniKL membuka peluang beasiswa bagi penghafal Alquran minimal 10 juz yang didukung kemampuan bahasa Inggris untuk jurusan kedokteran, farmasi, teknik penerbangan, teknik perkapalan hingga perkeretaapian. Karena itu, kita mendorong anak-anak Kota Padang menghafal Alquran sejak dini,” tegas Maigus.
UAM Sebagai Syarat Masuk SMP
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril, menambahkan bahwa UAM tahun ini mencakup 11 kecamatan dengan total peserta mencapai sekitar 7.000 orang dari jenjang TPQ, TQA, MDTA, hingga MDTW.
Ia mengingatkan bahwa sertifikat hasil ujian MDTA memiliki peran krusial bagi masa depan pendidikan formal para siswa di Kota Padang.
“Hasil ujian MDTA menjadi salah satu syarat pertimbangan masuk SMP sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang Nomor 6 Tahun 2003,” terangnya. (*)












