Berita

Wabup Solok Selatan Minta Pilwana Serentak 2026 Dikawal Ketat

×

Wabup Solok Selatan Minta Pilwana Serentak 2026 Dikawal Ketat

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Wakil Bupati Solok Selatan, H. Yulian Efi, memberikan instruksi khusus terkait pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak tahun 2026.

Hal tersebut disampaikan dalam agenda Apel Gabungan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Senin pagi (20/04/2026).

Menyusul peluncuran Pilwana serentak yang telah dilakukan pada Jumat (17/04/2026) lalu, Wabup mengingatkan jajarannya untuk segera melakukan persiapan matang.

Terlebih, terdapat tujuh wali nagari definitif yang masa jabatannya akan segera berakhir pada Juli 2026 mendatang.

Kawal Demokrasi Tingkat Nagari

Yulian Efi meminta proses demokrasi ini berjalan sesuai koridor hukum demi menjaga kondusivitas daerah.

Ia menekankan pentingnya peran Sekretaris Daerah dan Asisten I dalam memimpin pengawasan tahap demi tahap.

Baca Juga  Polres Solok Selatan Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Aliran Sungai Batang Hari

“Di bawah koordinasi Sekda dan Asisten I, saya minta seluruh proses Pilwana dikawal dengan sebaik-baiknya sejak awal. Pastikan berjalan sesuai aturan yang berlaku agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Yulian Efi.

Pemeriksaan BPK dan Prestasi Daerah

Selain isu Pilwana, Wakil Bupati menyoroti pemeriksaan yang tengah dilakukan oleh BPK RI.

Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk bersikap kooperatif dalam menyiapkan data akurat dan mengawal tindak lanjut hasil pemeriksaan secara serius.

Di sisi lain, Yulian Efi juga mendorong persiapan maksimal untuk menghadapi Lomba Koordinator Dasawisma Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Menurutnya, hasil terbaik dalam lomba ini akan mencerminkan kualitas pembangunan dan pembinaan di Kabupaten Solok Selatan.

Baca Juga  Polisi Tangkap Pembunuh Nenek di Solok Selatan Usai Buron Tiga Pekan

Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM

Wabup turut menyoroti dampak kenaikan harga BBM, khususnya jenis Dexlite, terhadap beban operasional pemerintahan.

Merespons hal tersebut, ia menyerukan komitmen bersama dari seluruh jajaran perangkat daerah untuk melakukan efisiensi anggaran, terutama pada penggunaan kendaraan dinas dan belanja non-prioritas.

“Efisiensi harus menjadi komitmen bersama. Gunakan anggaran secara bijak, kurangi belanja yang tidak prioritas, dan tingkatkan disiplin dalam penggunaan fasilitas negara,” ujarnya.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh pihak, termasuk BUMN, untuk terus memperkuat sinergi demi mendukung pembangunan daerah.

Apel pagi tersebut dihadiri oleh Sekdakab Dr. H. Syamsurizaldi, para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta jajaran Kepala OPD dan ASN. (*)