Berita

Tim DVI Polda Sumbar Serahkan Jenazah Korban Kapal Terbakar

×

Tim DVI Polda Sumbar Serahkan Jenazah Korban Kapal Terbakar

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat (Sumbar) bersama gabungan tim lintas instansi secara resmi menyerahkan jenazah korban insiden kebakaran kapal KM Mutiara Sentosa 2 di Sumenep, Jawa Timur, kepada pihak keluarga di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (5/8/2026).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menerangkan bahwa penanganan hingga pemulangan jasad korban merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam merespons bencana maritim tersebut.

“Jenazah tiba di Bandara Internasional Minangkabau pada pukul 08.00 WIB menggunakan maskapai Pelita Air dari Jakarta, setelah sebelumnya diberangkatkan oleh Tim DVI Polda Jawa Timur,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya di Padang, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga  Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 129 Orang Masih Dicari

Merujuk pada pencocokan data medis forensik antara Antemortem (AM) 004 dan Postmortem (PM) 004, korban dipastikan teridentifikasi atas nama Rino Eka Putra (48).

Korban berjenis kelamin laki-laki ini diketahui beralamat di Jalan Kampung Dalam No. 84, Jorong Tangah Koto, Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Prosesi penyerahan dilangsungkan di Posko DVI Biddokkes Polda Sumbar yang berlokasi di Ruang Kargo BIM.

Penyerahan tersebut melibatkan berbagai unsur terkait, meliputi Tim DVI Polda Jatim, Basarnas Sumbar, perwakilan Kementerian Perhubungan, RS Bhayangkara Padang, Otoritas Bandara BIM, Kapolsek Kawasan Bandara BIM, hingga Kasidokkes Polresta Bukittinggi.

Baca Juga  Hari Ketiga, Tim Gabungan Cari Dua Anak Hilang di Pantai Ujung Karang

“Setelah proses administrasi selesai di posko DVI, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan diberangkatkan menuju rumah duka di Sungai Pua, Kabupaten Agam, menggunakan ambulans RS Bhayangkara Padang,” tambahnya.

Pelaksanaan operasi kemanusiaan ini mencerminkan tingkat kesigapan serta koordinasi yang solid antara kepolisian dan berbagai lembaga terkait dalam memberikan penanganan terbaik, mulai dari tahap identifikasi forensik di lokasi kejadian hingga proses pemulangan jenazah menuju rumah duka keluarga. (*)