SERUNI.CO – Peningkatan kualitas chemistry menjadi salah satu fokus utama yang tengah dimaksimalkan oleh jajaran kontestan Honda DBL with Kopi Good Day 2026 West Sumatra.
Beragam porsi persiapan mulai dimatangkan, mulai dari mendongkrak intensitas latihan agar meraih hasil optimal saat berlaga di GOR Prayoga Padang, hingga membangun ikatan antar-penggawa demi menciptakan sinergi tim yang padu.
Fokus mematangkan chemistry tim tersebut salah satunya diterapkan oleh skuad putra SMA Kalam Kudus Padang.
Pengalaman bertanding di panggung DBL Padang musim lalu kini dijadikan fondasi dalam menyongsong musim mendatang.
Pada gelaran tahun lalu, langkah tim putra Kalam Kudus harus terhenti di laga perdana usai mengakui keunggulan MA Al-Risalah Padang dengan skor akhir 22-51.
Sejumlah catatan penting dari pertandingan tersebut kini menjadi bahan perbaikan yang sedang mereka benahi.
“Kita sekarang fokus mematangkan kerja sama tim sama komunikasi. Karena menurutku tahun lalu masih belum begitu berjalan dengan baik,” ucap Nicholas Yahya, penggawa Kalam Kudus.
Tantangan Jadwal Latihan dan Kombinasi Pemain
Proses persiapan yang dijalani jajaran pemain Kalam Kudus tak lepas dari hambatan. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah menyelaraskan agenda latihan di tengah padatnya rutinitas sekolah.
“Paling terasa sampai sekarang itu nyatuin jadwal latihan. Semua pemain punya kesibukan akademik. Kita juga lagi berusaha buat bangun chemistry. Itu jadi tantangan kita sih,” ungkapnya.
“Ada beberapa pemain yang baru gabung musim ini. Jadinya ada campuran pemain yang sudah pernah main dan beberapa pemain baru. Nah, komunikasi sama materi latihan benar-benar kami maksimalkan setiap latihan,” kata Nicholas juga menambahkan.
Sistem kompetisi DBL Padang sendiri menerapkan format gugur. Hal itulah yang menyebabkan laju pasukan Kalam Kudus Padang langsung terhenti pada laga awal musim lalu, sehingga mereka harus menunggu selama satu tahun untuk membalas kegagalan sekaligus memetik pelajaran agar tidak mengulangi kesalahan serupa.
“Kita mau kasih hasil terbaik untuk sekolah. Pengin melangkah sejauh mungkin di DBL. Kita juga bertekad buat kasih yang maksimal setiap pertandingan pokoknya,” tandasnya.
Sebagai informasi, persaingan DBL Padang kerap menghadirkan kejutan dari sejumlah sekolah.
Dua tahun lalu, SMAN 3 Padang sukses mencuri perhatian usai menembus babak Fantastic Four, meski pada musim 2022 dan 2023 selalu gugur di laga pertama.
Catatan sukses tersebut berpeluang menjadi inspirasi bagi perjalanan tim Kalam Kudus pada musim ini. (*)












