Berita

Jalan Labuah Sampik Palembayan Rusak, Mobil Tidak Bisa Melalui

×

Jalan Labuah Sampik Palembayan Rusak, Mobil Tidak Bisa Melalui

Sebarkan artikel ini
Kondisi jalan Labuah Sampik di Kecamatan Pelembayan, Kabupaten Agam. (Foto: Istimewa)

SERUNI.CO – Akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Palembayan melalui Simpang Padang Koto Gadang menuju Matur, Kabupaten Agam melewati Labuah Sampik kini tidak lagi dapat dilalui kendaraan mobil atau roda empat.

Kondisi tersebut dilaporkan pada Rabu siang (24/6/2026) setelah kerusakan badan jalan semakin parah akibat tingginya curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak pagi hari.

Sebelumnya, kondisi ruas jalan tersebut sudah dinilai sangat mengkhawatirkan. Kerusakan yang terjadi terus memburuk hingga akhirnya kendaraan roda empat tidak dapat melintasi jalur tersebut.

Baca Juga  Sempat Lumpuh, Jalur Padang Koto Gadang Bisa Dilalui Kendaraan Roda Dua

Jalan provinsi ini merupakan salah satu jalur penting yang menunjang aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat Palembayan.

Terputusnya akses kendaraan roda empat berdampak langsung terhadap kegiatan warga, distribusi barang, serta akses pelayanan masyarakat.

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera mengambil langkah penanganan darurat sekaligus mempercepat proses perbaikan agar akses vital tersebut kembali normal dan aman digunakan.

Kapolsek Palembayan IPTU Andrio Saputra melaporkan bahwa kondisi jalan di kawasan Labuah Sampik saat ini sudah tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Sumbar, Sejumlah Daerah Berpotensi Diguyur Hujan Pagi Hingga Malam

Dalam laporannya, IPTU Andrio Saputra juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan tersebut.

“Kami melaporkan situasi jalan di Labuah Sampik di Kecamatan Palembayan. Untuk saat ini kendaraan roda empat tidak bisa dilalui. Kami himbau kepada warga yang ingin melintasi akses ke Palembayan agar berhati-hati, silahkan cari jalan yang terbaik bagi para penduduk. Kondisi saat ini jalan ini hanya dilalui oleh kendaraan roda dua,” tutupnya dalam laporan. (*)