Olahraga

Babak Pertama Mataram Utama vs PSP Padang Berakhir Skor Kacamata

×

Babak Pertama Mataram Utama vs PSP Padang Berakhir Skor Kacamata

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Skor kacamata alias kosong-kosong menutup paruh pertama pertandingan sengit yang mempertemukan Mataram Utama kontra PSP Padang.

Kendati kedua tim saling memperagakan jual beli serangan, belum ada satu pun gol yang tercipta hingga turun minum.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, PSP Padang langsung mengambil alih kendali permainan.

Mengandalkan skema agresif dengan memasang dua gelandang menyerang murni, yakni Laode Muhammad Harun dan Lugas Satria, tim berjuluk Pandeka Minang ini terus melancarkan tekanan demi tekanan ke area pertahanan lawan.

Namun, usaha keras anak-asuh Joni Efendi untuk memecah kebuntuan sejak menit awal pertandingan masih belum membuahkan hasil.

Rapat dan disiplinnya barisan pertahanan Mataram Utama menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus oleh lini depan PSP Padang.

Baca Juga  Carel Syadef Hengkang dari PSP Padang, Minta Surat Keluar Segera

Selain solidnya lini belakang lawan, kendala utama yang dihadapi para penggawa PSP Padang di sepanjang babak pertama adalah kerap terjebak perangkap

Situasi ini sebenarnya sudah diperkirakan dan diwanti-wanti oleh pelatih kepala Joni Efendi sehari sebelum laga krusial ini bergulir.

PSP Padang sejatinya sempat mendapatkan peluang emas lewat sebuah tendangan keras yang dilepaskan ke arah gawang Mataram Utama.

Sayangnya, bola yang mengarah tajam tersebut berhasil ditepis secara gemilang oleh penjaga gawang Mataram Utama.

Peluang tersebut pun berakhir antiklimaks dan hanya menghasilkan tendangan gawang, alih-alih tendangan sudut bagi PSP.

Baca Juga  Andrea Pirlo Kian Dekat Nakhodai Italia, Mulai Susun Jajaran Staf

Melihat tingginya intensitas serangan yang kerap kandas akibat perangkap offside, dari pinggir lapangan Pelatih Joni Efendi langsung bergerak cepat memberikan instruksi taktis baru.

Ia meminta anak asuhnya untuk tidak terburu-buru dan bermain lebih tenang dengan mengalirkan bola dari kaki ke kaki.

Strategi menekan sejak menit awal ini menguras stamina para pemain, namun tim pelatih PSP Padang masih memiliki opsi segar di bangku cadangan.

Untuk mengubah alur permainan pada babak kedua nanti, sejumlah pemain pengganti yang memiliki naluri menyerang tinggi seperti Kaka Muhammad Seva dan Feruzen Maulana berpotensi besar untuk diturunkan guna memecah kebuntuan. (*)