Berita

Cuaca Ekstrem di Padang, Pohon Alpukat Timpa Rumah Warga di Pauh

×

Cuaca Ekstrem di Padang, Pohon Alpukat Timpa Rumah Warga di Pauh

Sebarkan artikel ini
Pohon Alpukat Timpa Rumah di Ulu Gadut. (Foto: Humas BPBD Padang)

SERUNI.CO – Cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Padang kembali mengakibatkan insiden pohon tumbang, Minggu (5/4/2026).

Sebuah pohon alpukat berukuran besar dilaporkan menimpa rumah warga di kawasan Ulu Gadut, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 15.20 WIB. Pohon yang memiliki panjang 20 meter dengan diameter mencapai 80 sentimeter tersebut rubuh karena tidak mampu menahan terjangan angin kencang saat hujan mengguyur wilayah tersebut.

Evakuasi Cepat oleh Tim Rescue BPBD

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyatakan bahwa pihaknya segera merespons laporan warga dengan mengirimkan tim rescue ke lokasi kejadian.

Baca Juga  Angin Kencang Picu Pohon Tumbang di Lubuk Minturun Padang

“Benar, anggota Rescue Penanggulangan Bencana (PB) BPBD Kota Padang di bawah komando Kabid KL langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Pohon jenis alpukat tersebut menimpa salah satu rumah warga di kawasan Ulu Gadut,” jelas Hendri Zulviton.

Dalam upaya pembersihan, petugas menggunakan gergaji mesin (chainsaw) untuk memotong batang pohon yang menimpa bangunan.

Proses evakuasi dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat hingga material pohon berhasil disingkirkan sepenuhnya.

Hendri memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang menimpa rumah warga di RT 02 RW 03 tersebut.

Baca Juga  PKPS Sumbar Gelar Halal Bihalal di Rumah Gadang Jati Padang

“Alhamdulillah, korban nihil. Tim di lapangan bekerja cepat memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin agar beban yang menimpa bangunan segera terangkat,” ungkapnya.

Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, BPBD Kota Padang meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di sekitar tempat tinggal.

“Kami meminta masyarakat segera melapor jika melihat adanya potensi pohon tumbang atau ancaman bencana lainnya di lingkungan sekitar agar bisa segera kami antisipasi,” tutup Hendri. (*)