SERUNI.CO – Matchday perdana Grup A Piala Soeratin U17 2026 Zona Sumatera Barat (Sumbar) yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Barat, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (22/8/2026), menyajikan duel sengit.
Tim PSP Padang U17 sukses mengamankan tiga poin penuh usai mengandaskan Seven FC U17 dengan skor 3-1, sementara laga antara PSLA Sicincin U17 kontra Ricefield Town FC U17 berakhir imbang 2-2.
Laga pembuka yang dimulai pukul 08.15 WIB tersebut langsung berjalan intensif. PSP Padang U17 membuka keunggulan lewat gol cepat Guntur Wahyu Alamsyah pada menit ke-6.
Skuad Pandeka Mudo menggandakan kedudukan menjadi 2-0 di menit ke-26 melalui tembakan Zlatan Ibrahim Movic.
Seven FC U17 sempat menipiskan jarak menjadi 2-1 di menit ke-39 lewat gol Khalil Qolby hingga jeda babak pertama.
Memasuki paruh kedua, PSP Padang U17 mengunci kemenangan 3-1 melalui gol Muhammad Fadhel Adillah Putra di menit ke-86.
Seusai laga, Pelatih Kepala PSP Padang U17, King Prima, mengapresiasi Raihan tiga poin anak asuhnya meski catatan evaluasi tetap diberikan.
“Laga perdana ini kami mendapatkan hasil sesuai dengan rencana, berkat kerja keras para anak-anak dan tidak lepas juga dari dukungan manajemen tim. Di sini anak-anak bermain masih belum maksimal, tetapi untuk langkah awal mereka telah bisa memulai pertandingan ini dengan tiga poin. Saya harap ke depan ini akan menjadi langkah dan hasil yang lebih baik,” ujar King Prima usai laga.
Terkait gol balasan tim lawan, sang pelatih menyoroti aspek kondisi fisik dan konsentrasi pertahanan.
“Mungkin masalah konsentrasi dan kondisi fisik, itu akan menjadi perhatian kita untuk pertandingan selanjutnya. Dalam masalah finishing touch juga menjadi evaluasi,” tambahnya.
Kapten tim PSP Padang U17, Muhammad Fanos, menyambut bersyukur hasil tersebut sambil menekankan pentingnya pembenahan internal.
“Alhamdulillah kita diberi kemenangan pada pertandingan pertama ini. Kemenangan ini berkat kerja keras tim dan instruksi pelatih yang bisa kami jalankan. Namun, kami merasa masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, terutama dalam hal komunikasi di lapangan dan menjaga fokus selama 90 menit,” ungkap M. Fanos.
Sementara itu, pada laga lainnya di grup yang sama, duel sengit 2 x 45 menit antara PSLA Sicincin U17 melawan Ricefield Town FC U17 harus berakhir tanpa pemenang dengan skor 2-2.
PSLA Sicincin U17 sempat unggul dua gol lebih dulu lewat M. Sabri Naufal pada menit ke-3 dan Muhammad Raditya Elandrea di menit ke-22.
Namun, Ricefield Town FC U17 mampu bangkit mengejar ketertinggalan melalui gol Faiz Septian Rafli di masa injury time babak pertama (45+3′) serta gol penyeimbang sang kapten, Daffi Syaputra, pada menit ke-77.
Pelatih Kepala PSLA Sicincin U17, Ricky Fernando, menyayangkan penurunan performa anak asuhnya di babak kedua.
“Anak-anak sudah berjuang keras sejak menit awal, tetapi fokus di babak kedua sedikit menurun sehingga lawan bisa memanfaatkan celah,” ungkapnya.
Di sisi lain, Pelatih Ricefield Town FC U17, Ismail, menilai satu poin tersebut cukup berarti mengingat timnya sempat tertekan di awal match.
“Di menit-menit awal kami tadi sedikit grogi atau gugup dengan gol cepat mereka. Setelah itu kami kebobolan kembali di menit-menit awal jadi 2-0. Kemudian di menit akhir babak pertama kami bisa membalasnya karena kami yakin kami bisa untuk menang. Tapi sayangnya di babak kedua hanya satu gol tambahan. Jadi poin draw sudah cukup baik untuk kami di awal pertandingan ini,” paparnya.
Kapten tim Ricefield Town FC U17, Daffi Syaputra, turut mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya di lapangan.
“Perjuangan rekan-rekan sudah cukup baik, tapi kecolongan di babak pertama membuat kehilangan fokus hingga menyebabkannya jadi 2-0 di babak pertama, dan bisa kami balas 1-0,” ujar Daffi.
Hasil matchday pertama ini menempatkan PSP Padang U17 di puncak klasemen sementara Grup A dengan 3 poin, disusul PSLA Sicincin U17 dan Ricefield Town FC U17 di posisi kedua dan ketiga dengan 1 poin, serta Seven FC U17 di posisi juru kunci. Dua tim teratas di babak grup ini nantinya berhak mengamankan tiket ke babak semifinal.












