SERUNI.CO – Halal bi Halal Wali Kota Solok menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dengan tokoh agama.
Kegiatan yang dihadiri oleh alim ulama, pengasuh pondok pesantren, serta mubaligh se-Kota Solok ini berlangsung khidmat di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (1/4/2026).
Sinkronisasi Program Pembangunan Mental Spiritual
Acara ini diselenggarakan sebagai wadah penguatan hubungan sekaligus sinkronisasi program pembangunan mental spiritual di wilayah Kota Solok.
Wali Kota Ramadhani dalam sambutannya memberikan apresiasi mendalam kepada para tokoh agama yang dinilai sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan serta kondusivitas warga.
“Pemerintah Kota tidak bisa berjalan sendiri. Kami membangun fisik dan infrastruktur, namun para ulama dan mubaligh yang membangun jiwa dan akhlak masyarakat. Sinergi antara Ulama dan Umaro adalah kunci kemajuan kota kita,” tegas Wali Kota Ramadhani.
Sarana Rekonsiliasi dan Pelayanan Publik
Selain bersilaturahmi, Wali Kota memanfaatkan momen Halal bi Halal Wali Kota Solok ini untuk menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin terkait pelayanan publik selama setahun terakhir.
Ia menekankan bahwa kritik serta masukan dari para ulama sangat diperlukan agar kebijakan pemerintah tetap selaras dengan nilai kearifan lokal dan agama.
Wali Kota juga mengajak seluruh elemen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai sarana rekonsiliasi.
Ia berharap segala perbedaan pandangan yang mungkin pernah terjadi dapat dilupakan demi fokus berkolaborasi membangun umat.
Penyerahan Santunan JKM dan Beasiswa
Dalam rangkaian acara Halal bi Halal Wali Kota Solok tersebut, dilakukan pula penyerahan jaminan sosial secara simbolis.
Wali Kota menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) serta beasiswa pendidikan dari BPJS Ketenagakerjaan dengan total nilai Rp212.500.000 kepada ahli waris almarhum Januwir.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Solok.
Acara ditutup dengan sesi diskusi, doa bersama untuk keselamatan bangsa, dan ramah tamah yang hangat. (*)












