SERUNI.CO – Musibah kebakaran melanda tiga petak hunian warga di kawasan Jalan Binuang Kampung Dalam, RT 02/RW 05, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Sabtu (1/8/2026) pagi.
Insiden tersebut terjadi sewaktu bangunan dalam keadaan kosong lantaran para pemiliknya tengah pergi mengantarkan jenazah orang tua ke pemakaman.
Kepala Bidang Operasional dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menyampaikan bahwa informasi mengenai peristiwa ini diterima pihaknya pada pukul 08.08 WIB. Menindaklanjuti laporan itu, armada beserta jajaran personel langsung diterjunkan menuju lokasi.
“Begitu laporan masuk pukul 08.08 WIB, unit langsung berangkat pukul 08.10 WIB dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 08.18 WIB,” ujar Rinaldi saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).
Kendala Lapangan dan Upaya Pemadaman
Rinaldi menerangkan, upaya pemadaman di lokasi sempat menghadapi beberapa rintangan. Selain posisinya yang berada di area tengah persawahan, jalur menuju titik api sangat sempit dan terhalang sehingga kendaraan pemadam tidak bisa melintas akibat keberadaan tenda acara (baralek) serta tumpukan sedimen tanah di tepi jalan.
Walau demikian, berkat kerja keras petugas yang menerjunkan 5 unit kendaraan pemadam beserta 65 personel, kobaran api berhasil dijinakkan hingga penanganan dinyatakan usai pada pukul 09.12 WIB.
Dampak dan Kerugian Materiil
Merujuk pada catatan Damkar Kota Padang, amukan si jago merah meratakan tiga petak bangunan yang masing-masing berukuran sekitar 4×7 meter persegi.
Hunian tersebut ditempati oleh 3 Kepala Keluarga (KK) yang mencakup 12 jiwa, yakni atas nama Redmidawati (40), Iyul (40), dan Permawelis (40).
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan dalam kejadian ini. Seluruh penghuni rumah juga tercatat tidak perlu mengungsi.
Kendati demikian, nilai kerugian materiil diperkirakan menyentuh angka Rp200 juta, sedangkan petugas sanggup mengamankan aset serta bangunan di sekeliling area kejadian dengan nilai taksiran sekitar Rp70 juta.
“Untuk penyebab pasti kebakaran saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang,” tambah Rinaldi. (*)











