SERUNI.CO – Praktis, ekonomis, serta ampuh memangkas durasi perjalanan di tengah kemacetan membuat sepeda motor terus jadi bentuk transportasi andalan masyarakat.
Meski menawarkan mobilitas yang tinggi, aktivitas mengendarai roda dua ini juga menyimpan tingkat risiko yang cukup besar apabila abai terhadap aspek keselamatan jalan.
Kesadaran akan keselamatan saat menunggangi motor sejatinya tidak cuma menopang perlindungan bagi diri sendiri, melainkan turut menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.
Menerapkan kebiasaan berkendara yang aman dapat membantu mewujudkan kondisi lalu lintas yang jauh lebih tertib dan kondusif.
Guna menekan potensi bahaya di jalan raya, Benarivo de Frize selaku Instruktur Safety Riding PT Hayati Pratama Mandiri membagikan serangkaian tips keselamatan yang dapat diterapkan setiap hari:
8 Tips Berkendara Aman
1. Gunakan Helm Berstandar SNI
Helm berperan vital dalam melindungi area kepala dari potensi cedera parah saat mengalami kecelakaan.
Selalu gunakan helm yang sudah mengantongi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan pastikan tali pengikatnya terkunci dengan benar.
2. Lengkapi Perlengkapan Berkendara
Pengendara disarankan mengenakan jaket, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu tertutup.
Kelengkapan ini berfungsi meminimalkan luka gesekan atau dampak hantaman benda asing apabila pengendara terjatuh.
3. Cek Kondisi Motor Sebelum Bepergian
Sebelum berkendara, biasakan untuk memeriksa bagian ban, rem, pencahayaan lampu, klakson, dan ketersediaan bahan bakar.
Sepeda motor dalam kondisi prima menjamin keamanan dan kenyamanan yang lebih optimal, terutama saat menempuh jarak jauh.
4. Taati Seluruh Rambu Lalu Lintas
Patuhi sinyal lampu lalu lintas dan rambu petunjuk yang ada. Hindari perilaku melanggar hukum dan membahayakan seperti menerobos lampu merah, melawan arus, hingga melintasi trotoar.
5. Atur Kecepatan dan Jaga Jarak Aman
Kendalikan laju kendaraan sesuai dengan batas kecepatan yang dianjurkan. Berikan rentang jarak yang aman dengan kendaraan di depan guna menyisakan waktu reaksi apabila timbul situasi darurat.
6. Waspadai Faktor Cuaca dan Jalur Licin
Apabila tidak mendesak, hindari berkendara saat hujan lebat atau ketika permukaan jalan dalam kondisi licin.
Terpaan air hujan berisiko mengurangi cengkeraman ban serta mengganggu jarak pandang.
7. Jangan Menggunakan Ponsel Saat Jalan
Memainkan handphone sewaktu mengendarai motor berpotensi merusak konsentrasi. Apabila ada panggilan atau pesan penting, tepikan kendaraan terlebih dahulu di tempat yang aman.
8. Jaga Faktual Fokus dan Kesadaran
Pengendara harus tetap waspada melihat situasi sekeliling, termasuk pergerakan pejalan kaki, pesepeda, dan kendaraan lain.
Jangan memaksakan diri berkendara sewaktu mengantuk atau dalam kondisi fisik kurang fit.
“Selalu terapkan prinsip Cari Aman dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan melengkapi diri menggunakan perlengkapan berkendara berstandar SNI, seperti helm, jaket, dan sarung tangan. Dengan disiplin dan tanggung jawab di jalan, Brosis bisa menikmati perjalanan bersama Honda Vario Evo 160 yang siap memberikan pengalaman berkendara nyaman, aman, dan penuh gaya,” tutup Benarivo. (*)












