Berita

Lewat Program Qurban Prioritas, BMM Sasar Ratusan Titik Pelosok

×

Lewat Program Qurban Prioritas, BMM Sasar Ratusan Titik Pelosok

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Kepedulian sosial berskala luas kembali ditunjukkan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) dalam perayaan hari besar umat Islam.

Pada momentum Idul Adha 1447 H, lembaga ini sukses merealisasikan pembagian sebanyak 5.250 hewan kurban.

Seluruh paket kurban tersebut dialokasikan secara merata untuk menyasar total 96.470 penerima manfaat yang tersebar di berbagai wilayah domestik hingga mancanegara.

Direktur Eksekutif BMM, Tegar Sangga Barkah, menjelaskan bahwa gerakan kemanusiaan ini dikemas melalui agenda tahunan bernama program “Qurban Prioritas”.

Fokus utama dari program ini diprioritaskan bagi penduduk di kawasan pelosok, wilayah yang sedang terdampak musibah bencana alam, hingga zona yang masuk dalam kategori rentan mengalami krisis pangan.

Program tersebut digulirkan tidak hanya sekadar untuk memfasilitasi ibadah tahunan bagi umat Muslim.

Lebih dari itu, langkah ini menjadi bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan gizi guna mencegah risiko malnutrisi, sekaligus menjadi sarana penguatan akidah bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

Baca Juga  Yulianto Pimpin Goro Massal Gerakan Indonesia Asri di Pasaman Barat

“Kami meyakini kebaikan yang ditunaikan akan menjadi harapan bagi banyak keluarga yang membutuhkan. Semoga setiap hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan kebahagiaan, sekaligus simbol kepedulian dan persaudaraan yang menembus batas wilayah dan negara,” ujar Tegar.

Guna mempermudah proses logistik dan distribusi ke lokasi-lokasi yang sulit diakses di area pelosok, Tegar menambahkan bahwa hewan kurban tersebut disalurkan ke dalam beberapa variasi bentuk.

Mulai dari kemasan daging segar, daging beku (frozen meat), hingga produk olahan siap santap berupa rendang kaleng.

Secara teknis, proses pendistribusian logistik kurban ini disebar pada 458 titik lokasi.

Cakupan wilayahnya meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Aceh, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, NTT, NTB, Maluku, hingga menembus ranah internasional seperti kawasan Palestina dan Afrika.

Dukungan Terhadap SDGs dan Ketahanan Pangan

Di sisi lain, Pembina BMM yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Imam Teguh Saptono, menyampaikan pandangannya mengenai esensi dari gerakan ini.

Baca Juga  Warga Kajai Pasaman Barat Ditemukan Meninggal Dunia Usai Hilang di Kebun

Lewat program Qurban Prioritas, BMM berupaya menjawab tantangan nyata terkait keterbatasan akses pangan bergizi bagi kelompok keluarga miskin dan rentan.

Langkah ini sekaligus menjadi wujud implementasi nyata dari poin kedua target SDGs (Sustainable Development Goals), yakni “Tanpa Kelaparan”.

“Qurban Prioritas hadir untuk memastikan setiap orang memiliki akses terhadap makanan yang cukup dan bergizi, serta menjaga keberlangsungan nilai-nilai keislaman di wilayah-wilayah yang terdampak kemiskinan,” pungkas Imam.

Melalui konsistensi gerakan ini, pihak BMM menaruh harapan besar agar aktivitas kurban tersebut mampu memberikan efek positif yang berkelanjutan, terutama dalam memperkokoh rasa solidaritas sesama umat serta memperkuat basis ketahanan pangan masyarakat.

Implementasi ini tentunya perlu terus ditopang oleh semangat gotong royong serta sokongan aktif dari para donatur untuk terus meluaskan jangkauan kebaikan kepada sesama. (*)