SERUNI.CO – Atmosfer kepercayaan diri yang tinggi tengah menyelimuti skuad Pandeka Minang, julukan bagi tim PSP Padang pada Liga 4 Nasional Piala Presiden 2025/2026.
Menjelang bentrokan krusial di partai pamungkas babak 32 besar menghadapi Persma 1960 Manado yang akan dihelat di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (15/6/2026) sore, juru taktik Joni Efendi menegaskan anak asuhnya membidik poin penuh dan enggan sekadar mengincar hasil imbang, walaupun skor seri sebenarnya sudah cukup untuk mengamankan tiket menuju babak 16 besar.
“Selangkah lagi, kita lolos ke 16 besar, dan di laga terakhir ini kita mengincar kemenangan, pemain tetap diinstruksikan bermain pressing dan sabar saat bola dikuasai. Kami yakin tiga poin akan kami raih. Mohon do’a dan dukungan masyarakat minang di ranah dan rantau untuk kemenangan PSP di laga terakhir ini, ” ungkap pelatih berusia 58 tahun tersebut, sebagaimana dikutip kembali oleh pemain bertahan PSP, Syahril.
Pada dua pertandingan yang sudah dilakoni sebelumnya, kesebelasan asal Kota Bingkuang ini berhasil mengemas tabungan empat poin.
Torehan tersebut didapatkan dari sekali hasil kemenangan atas Persimaju Mamuju, serta satu kali mengantongi hasil imbang saat berhadapan dengan Persikotas Tasikmalaya.
Kekuatan lini serang Pandeka Minang dipastikan mendapat amunisi tambahan seiring mulai pulihnya Lutfi Al Anshori.
Pemain sayap lincah yang sempat melesakkan gol ke gawang ASIOP ini diproyeksikan menjadi senjata kejutan tersendiri di sektor depan.
Berita positif juga datang dari sektor tengah, di mana gelandang pengangkut air Bayu “Cabiak” Resman dipastikan dalam kondisi bugar 100 persen setelah pada laga kontra Persikotas Tasikmalaya sengaja diistirahatkan.
Tak hanya itu, tumpuan lini depan Ariswar Hanif juga siap diturunkan untuk kembali merobek jala gawang lawan.
Penyerang gaek berumur 36 tahun itu dinyatakan telah pulih total dari cedera kaki yang memaksanya absen pada pertandingan sebelumnya melawan Persikotas Tasikmalaya.
“Saya siap mencetak gol kembali dan membantu tim sekuat tenaga untuk lolos ke 16 besar,” tegas juru gedor asal Payakumbuh tersebut.
Sinergi dan dukungan total juga terus mengalir dari jajaran manajemen. Ketua Umum Amril Amin, Ketua Harian Osman Ayub, bersama Bendahara Umum PSP Joni Irwandi menyatakan bahwa sokongan penuh dari manajemen serta Walikota Padang akan selalu mengiringi langkah tim, termasuk urusan penyediaan bonus kemenangan.
Stimulus finansial ini sengaja disiapkan guna memotivasi para pemain agar tampil habis-habisan demi mengembalikan marwah kejayaan PSP Padang.
“Menang dan lolos ke 16 besar, kami dari manajemen telah siap menyediakan bonus bagi pemain. Kami minta fokus, dan disiplin dengan waktu istirahat, agar stamina terjaga selama pertandingan,” ujar Aciak, sapaan akrab bagi Ketua Umum PSP yang kini berusia 55 tahun tersebut.
Dalam peta persaingan Grup S Putaran Nasional Liga 4, kubu PSP Padang dan Persikotas Tasikmalaya memang lebih diunggulkan di laga pemungkas lantaran sama-sama telah mengoleksi empat poin.
Walakin, kans untuk melaju ke babak 16 besar belum sepenuhnya tertutup bagi Persimaju Mamuju maupun Persma 1960 Manado, dengan catatan mereka wajib menundukkan lawan masing-masing lewat margin minimal dua gol di partai pamungkas.
Tingginya motivasi yang diusung oleh skuad Persma Manado inilah yang diwaspadai oleh tim pelatih serta jajaran manajemen PSP Padang.
Kendati demikian, secara kolektif seluruh anggota tim dilaporkan telah siap mengantisipasi skenario tersebut.
“Semangat utk menang dan juara grup dan lolos 16 besar. kita main dgn hati dan enjoy habis habisan,” seru Pelatih Kepala PSP Padang, Joni Efendi.
“Insya Allah, kami percaya bahwa semangat dan kerja keras tim akan membuahkan hasil yang manis. Yes We Can!” tambah Bendahara Umum PSP, Joni Irwandi, saat membakar semangat skuad dalam sesi latihan penutup.
Sementara itu, Ketua Harian PSP Osman Ayub mengutarakan bahwa tidak hanya Walikota Padang, melainkan seluruh elemen pencinta sepak bola Sumatera Barat, baik yang berada di kampung halaman maupun di tanah rantau, tengah merapatkan doa agar PSP Padang bisa bangkit dan kembali disegani di belantika sepak bola nasional.
“Manajemen siap untuk mensupport tim terus melaju ke babak selanjutnya,” tutur pria yang sudah 18 hari mendampingi tim secara langsung dan hanya pamit saat ada agenda kedewanan tersebut.
“Mohon do’a dari seluruh pecinta sepakbola ranah Minang,” timpal Asisten Manajer PSP Padang, Donal Elfian.
Sebagai persiapan akhir, sesi latihan penutup skuad PSP yang digelar di Lapangan Sitimulyo, Kabupaten Bantul, terpantau diikuti secara antusias oleh seluruh penggawa, mempertegas tingginya motivasi tim untuk menyapu bersih kemenangan. (*)












