Olahraga

Ditumbangkan Mataram Utama FC 1-0, Pelatih PSP Padang Protes Wasit

×

Ditumbangkan Mataram Utama FC 1-0, Pelatih PSP Padang Protes Wasit

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Langkah awal PSP Padang pada putaran nasional babak 64 besar Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 harus berakhir dengan hasil buruk.

Tim berjuluk Pandeka Minang ini dipaksa menyerang kalah tipis dengan skor 1-0 dari sang tuan rumah, Mataram Utama FC, dalam laga yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu (30/5/2026).

Malapetaka bagi PSP Padang lahir di penghujung babak kedua, tepatnya pada menit ke-90.

Mataram Utama FC berhasil mengunci kemenangan lewat eksekusi penalti yang dilakukan dengan sempurna oleh Harry Kusuma Silaban.

Gol di menit-menit krusial tersebut sekaligus membuyarkan pertahanan rapat yang telah dibangun oleh para penggawa PSP Padang sejak awal pertandingan.

Kritik Keras Joni Efendi Terkait Kepemimpinan Wasit

Usai laga usai, Pelatih Kepala PSP Padang, Joni Efendi, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya saat dihubungi oleh Seruni.co.

Ia meradang dan melayangkan kritik keras terhadap keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti kepada tim lawan di menit akhir pertandingan.

Baca Juga  Carel Syadef Hengkang dari PSP Padang, Minta Surat Keluar Segera

Joni menganggap keputusan tersebut sangat kontroversial dan merugikan timnya.

Joni menduga ada faktor non-teknis yang memengaruhi jalannya pertandingan, mengingat status lawan sebagai tuan rumah.

“Karena lawan tuan rumah, pemiliknya orang PSSI juga,” kata Joni.

Sementara jalannya pertandingan, Joni mengatakan bahwa anak asuhnya main aman.

“Jalan pertandingan aman seperti main di luar kotak penalti, namun di menit terakhir mereka masuk dan diberi penalti oleh wasit,” ujar Joni Efendi dengan nada kecewa.

Lebih lanjut, Joni menegaskan bahwa berdasarkan rekaman ulang video pertandingan yang dilihatnya, tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh anak asuhnya di dalam kotak terlarang.

Pemain belakang PSP dinilai melakukan tekel yang bersih tanpa mengenai fisik pemain lawan.

“Padahal dalam replay lihat video, bersih bolanya tanpa menyentuh kaki lawan dan bola sudah lepas dalam penguasaan. Namun itu dianggap pelanggaran sehingga penalti dan mengubah skor menjadi 1-0 di menit 90,” tambah Joni menyesalkan keputusan sang pengadil lapangan.

Baca Juga  Chelsea Siap Jual Alejandro Garnacho ke Liga Italia, AC Milan?

Rapor Merah Tim Perwakilan Sumatera Barat

Hasil minor pada laga pembuka putaran nasional ini memperpanjang rapor merah bagi tim-tim perwakilan dari Sumatera Barat.

Kekalahan di laga perdana ini menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi tim pelatih PSP Padang.

Joni Efendi harus segera membangkitkan mentalitas dan membenahi strategi anak asuhnya guna menghadapi laga-laga selanjutnya demi menjaga asa lolos ke fase berikutnya di kancah Liga 4 Nasional.

Pada pertandingan babak 64 besar Liga 4 Piala Presiden lainnya, nasib serupa juga menimpa PSPP Padang Panjang.

Tim asal Kota Serambi Mekah tersebut juga harus menelan kekalahan tipis dengan skor 1-0 saat berhadapan dengan Wahana FC Pekanbaru. (*)