SERUNI.CO – Harga emas Antam hari pada perdagangan Sabtu (28/3/2026) mencatatkan kenaikan yang signifikan.
Berdasarkan data terbaru dari Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTAM), harga emas batangan bersertifikat mengalami kenaikan sebesar Rp 27.000 per gram, dari posisi sebelumnya Rp 2.810.000 menjadi Rp 2.837.000 per gram.
Lonjakan yang lebih tinggi justru terlihat pada harga beli kembali atau buyback. Logam Mulia melaporkan kenaikan buyback sebesar Rp 47.000 per gram.
Angka ini bergerak dari Rp 2.414.000 per gram menjadi Rp 2.461.000 per gram. Dengan perubahan tersebut, selisih atau spread antara harga beli dan harga jual kembali saat ini berada di angka Rp 376.000 per gram.
Penting bagi masyarakat untuk memahami dua kategori harga yang ditetapkan secara rutin oleh Antam:
- Harga Emas: Harga yang dibayarkan konsumen saat membeli emas dari gerai Logam Mulia.
- Harga Buyback: Harga yang diterima konsumen saat menjual kembali emas mereka ke gerai Logam Mulia.
Sebagai ilustrasi, jika pagi ini Anda membeli emas seharga Rp 2.837.000 per gram, kemudian terpaksa menjualnya kembali pada siang atau sore hari karena kebutuhan mendesak, emas tersebut hanya akan dihargai Rp 2.461.000 per gram oleh Logam Mulia.
Para investor emas batangan sangat disarankan untuk mencermati kedua harga ini guna menghindari kesalahan dalam menghitung potensi keuntungan maupun kerugian.
Mengingat spread yang cukup lebar, harga emas Antam hari ini menegaskan bahwa emas lebih cocok sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Tujuannya adalah agar kenaikan harga di masa depan mampu melampaui selisih harga jual dan buyback untuk menghasilkan laba yang optimal.
Simulasi Hasil Investasi
Berdasarkan harga buyback hari ini (Rp 2.461.000), berikut adalah simulasi bagi investor yang membeli emas pada periode tertentu:
| Tanggal Pembelian | Harga Beli (per gram) | Hasil Investasi (%) | Status |
| 21 Maret 2026 | Rp 2.893.000 | -14.93% | Rugi |
| 28 Februari 2026 | Rp 3.085.000 | -20.23% | Rugi |
| 28 Desember 2025 | Rp 2.605.000 | -5.53% | Rugi |
| 28 September 2025 | Rp 2.191.000 | +12.32% | Untung |
| 28 Juni 2025 | Rp 1.884.000 | +30.63% | Untung |
| 28 Maret 2025 | Rp 1.792.000 | +37.33% | Untung |
| 28 Desember 2024 | Rp 1.526.000 | +61.27% | Untung |
| 28 September 2024 | Rp 1.461.000 | +68.45% | Untung |
| 28 Juni 2024 | Rp 1.360.000 | +80.96% | Untung |







