Berita

Tiga Rumah di Lubuk Kilangan Padang Terbakar, Kerugian Rp800 Juta

×

Tiga Rumah di Lubuk Kilangan Padang Terbakar, Kerugian Rp800 Juta

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kompleks Cendana Blok DD 10-11, RT 004/RW 002, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Selasa pagi (26/5/2026).

Amukan si jago merah tersebut menghanguskan sedikitnya tiga unit rumah hunian milik warga setempat. Akibat insiden ini, total kerugian materil diperkirakan mencapai Rp800 juta.

Peristiwa menegangkan ini pertama kali diketahui sekitar pukul 09.54 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Harris Tabrani (38), seorang pegawai negeri sipil (PNS), kobaran api bermula saat dirinya melihat kepulan asap tebal membubung tinggi dari salah satu atap rumah warga.

Menyadari adanya bahaya besar di kawasan padat tersebut, Harris segera menghubungi pihak pemadam kebakaran guna meminta pertolongan darurat.

Mendapat laporan dari masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang bergerak cepat dengan langsung mengerahkan armada dari Pos 1 yang berjarak sekitar 9,4 kilometer dari lokasi.

Unit pemadam pertama dilaporkan berangkat pada pukul 09.54 WIB dan berhasil tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 10.09 WIB guna melakukan lokalisasi dan pemadaman api.

Baca Juga  Kebakaran di Tangah Jua Bukittinggi, Toko dan Rumah Hangus

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim penuh begitu menerima laporan darurat guna mengantisipasi area pemukiman rapat.

“Kami menerima laporan masuk tepat pukul 09.54 WIB dan langsung memberangkatkan personel ke lokasi. Mengingat situasi di lapangan merupakan pemukiman padat penduduk dengan massa bangunan yang sangat rapat, keramaian masyarakat di sekitar lokasi, serta akses jalan yang cenderung sempit, kami mengerahkan kekuatan penuh berupa 6 unit armada pemadam dengan diperkuat oleh 90 personel penjinak api dari Peleton A,” ujar Rinaldi saat memberikan keterangan resmi mengenai operasi pemadaman tersebut, Selasa (26/5/2026).

Berkat kesigapan petugas gabungan di lapangan yang terdiri dari jajaran Damkar Kota Padang, petugas PLN, aparat kepolisian, TNI, serta pihak kelurahan, perambatan api berhasil dikendalikan secara total dalam waktu kurang dari satu jam.

Proses penanganan kebakaran dinyatakan selesai sepenuhnya oleh petugas pada pukul 10.50 WIB.

Kendati demikian, dampak kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan tergolong cukup parah. Dua unit rumah hunian milik warga atas nama Nurmi (67) dan Syamsuarti (57), yang keduanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga, dilaporkan mengalami rusak berat.

Baca Juga  Kebakaran di Bayang Pesisir Selatan Hanguskan Dua Rumah, Satu Lansia Meninggal Dunia

Tidak hanya bangunan rumah, dua unit sepeda motor milik korban juga hangus terbakar tanpa sempat diselamatkan.

Sementara itu, satu unit rumah lainnya milik Yeni (60) di Blok D10 mengalami rusak ringan pada bagian dinding dan plafon bangunan.

Beruntung, musibah yang menimpa total 10 orang penghuni rumah tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Seluruh penghuni dilaporkan selamat dan sejauh ini tidak ada korban yang harus diungsikan ke tempat penampungan darurat.

Selain itu, berkat respons cepat armada pemadam, aset senilai kurang lebih Rp1 miliar berhasil diselamatkan dari potensi ancaman area terdampak yang memiliki luas mencapai 1.000 meter persegi dengan potensi sebaran awal pada 6 bangunan rumah hunian di sekitarnya.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari munculnya titik api di permukiman Kelurahan Tarantang tersebut masih belum diketahui secara pasti.

Pihak kepolisian bersama instansi terkait dilaporkan masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi dan asal muasal sumber api yang memicu kebakaran besar tersebut. (*)