Gaya Hidup

Efektivitas Mendengarkan Musik untuk Atasi Insomnia Menurut Penelitian

×

Efektivitas Mendengarkan Musik untuk Atasi Insomnia Menurut Penelitian

Sebarkan artikel ini

SERUNI.CO – Masalah kesulitan tidur atau insomnia sering kali mendorong seseorang untuk mengubah gaya hidup secara drastis, seperti menghentikan konsumsi kafein, alkohol, hingga rokok.

Namun, di samping perubahan kebiasaan tersebut, mendengarkan musik kini mulai populer sebagai alternatif alami untuk mendapatkan tidur yang berkualitas tanpa risiko efek samping obat-obatan kimia.

Sebuah penelitian tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal PLOS One mengonfirmasi efektivitas penggunaan musik sebagai alat bantu tidur.

Penelitian yang dipimpin oleh Tabitha Trahan dari University of Sheffield, Inggris, ini melakukan survei terhadap masyarakat umum mengenai kaitan antara musikalitas, kebiasaan tidur, dan jenis musik yang digunakan.

Hasil penelitian tersebut cukup signifikan. Dari total 651 responden, sebanyak 62% melaporkan bahwa musik secara efektif membantu mereka mengatasi gangguan tidur.

Bagaimana Musik Memengaruhi Otak Saat Tidur?

Peneliti menemukan bahwa efek positif musik bersumber dari bagaimana organ otak merespons stimulus suara.

Baca Juga  Deretan Fenomena Langit September 2026, Ada Puncak Hujan Meteor Aurigid

Sebagai pusat pengatur tidur, otak menghasilkan hormon yang mengelola suasana hati dan merangsang rasa kantuk.

Saat musik diputar, otak mengirimkan sinyal ke seluruh tubuh yang dapat memengaruhi laju pernapasan dan detak jantung agar selaras dengan ketukan musik. Selain itu, jenis lagu tertentu mampu mengubah kimiawi tubuh:

  • Meningkatkan Serotonin: Mendengarkan lagu yang menyenangkan memicu hormon kebahagiaan yang mampu meredam stres dan kecemasan, dua faktor utama penyebab insomnia.

  • Memicu Hipokampus: Musik dapat mengaktifkan bagian otak yang menyimpan memori jangka panjang, membangkitkan nostalgia indah dari masa lalu yang memberikan rasa nyaman sebelum terlelap.

Rekomendasi Jenis Musik untuk Ketenangan

Kunci keberhasilan metode ini terletak pada tempo lagu. Musik dengan kecepatan 60 hingga 80 BPM (beats per minute) dinilai paling ideal karena sesuai dengan detak jantung manusia saat sedang beristirahat.

Baca Juga  Mengenal Wiki Wido Warisman, ASN Diskominfo Kota Padang yang Sukses di Musik Minang

Bagi Anda yang ingin mencoba metode ini, berikut adalah beberapa panduan memilih musik pengantar tidur:

  1. Irama Lambat: Pilih lagu yang Anda sukai dengan tempo stabil antara 60-80 BPM.

  2. Genre Klasik dan Jazz: Kedua genre ini menjadi pilihan favorit karena karakternya yang lembut dan menenangkan.

  3. Playlist Khusus: Manfaatkan daftar putar (playlist) pengantar tidur yang tersedia di aplikasi musik digital.

Tips Keamanan Mendengarkan Musik Saat Tidur

Agar manfaat yang didapatkan maksimal dan tetap aman bagi kesehatan telinga, para ahli menyarankan untuk mendengarkan musik melalui radio atau mode pengeras suara pada ponsel.

Penggunaan earphone saat tidur sebaiknya dihindari untuk mencegah paparan volume yang terlalu kencang secara langsung.

Pastikan volume diatur pada tingkat yang nyaman untuk membantu tubuh benar-benar rileks hingga memasuki fase tidur nyenyak. (*)